Pages - Menu

BIADAB LA'NATULLAH

Blogger templates

Proyek Pencetakkan Al-qur'an

Jadwal Sholat Untuk DKI Jakarta

Jadwal Sholat

Segala puji hanya milik Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sholawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi was sallam tuntunan kita, orang yang sangat kita cintai. Semua kaum muslim sepakat bahwa sholat lima waktu harus dikerjakan pada waktunya, dalilnya adalah firman Allah Subhanahu wa Ta’ala,

Ø¥ِÙ†َّ الصَّÙ„َاةَ Ùƒَانَتْ عَÙ„َÙ‰ الْÙ…ُؤْÙ…ِÙ†ِينَ Ùƒِتَابًا Ù…َÙˆْÙ‚ُوتًا

“Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu/wajib yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman”. [ QS. An Nisa’ (4) : 103]

Apabila Anda ingin menampilkan Jadwal Sholat ini di blog Anda, Ini caranya menampilkan Widget Jadwal Sholat di blog Anda


Reklame Anda

Reklame Anda
Manfaat Madu Bagi Kesehatan

Reklame Anda

Reklame Anda
Madu dari HD

Silakan Pesan

untuk pemesanan produk Madu dari HD bisa anda dapatkan di Al-Ikhwaninlife dengan no hp: 081279651501 dan 08197974192. Untuk keterangan lebih lanjut hubungi kami di nomor tersebut.

Senin, 15 Oktober 2012

Datangi Kemenag, Ormas Islam Protes Amirul Haj LDII

Jakarta (SI ONLINE) - Sejumlah Ormas Islam melayangkan protes keras atas diangkatnya Ir. Abdullah Syam M.Sc Ketua Umum LDII (Lembaga Dakwah Islamiyah Indonesia – aliran Islam yang sampai saat ini masih dianggap sesat) sebagai salah satu anggota Amirul Haj Indonesia 1433 H/2012.
Delegasi Ormas Islam tersebut terdiri dari Forum Rujuk Ilal Haq (FRIH), Lembaga Pengkajian dan Penelitian Islam (LPPI), Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII),  Dapur Da’i Nusantara (Da’ina), dan lain-lain, menemui Sekjen Kemenag  H. Bahrul Hayat Ph.D  (Senin 15/10) di kantornya Jalan MH. Thamrin Jakarta, menyampaikan surat penolakan Ketua Umum LDII menjadi anggota Amirul Haj Indonesia, dan meminta Menteri Agama agar membatalkan keanggotaan Ir. Abdullah Syam sebagai  Amriurul Haj Indonesia.
Bahrul Hayat menyatakan akan menyampaikan persoalan ini kepada Menteri Agama sesegera mungkin, karena Menteri Agama sebagai Amirul Haj Indonesia harus sudah berada di Tanah Suci Mekkah seminggu sebelum hari Idul Adha.
Bahrul menjelaskan sebenarnya menteri Agama sudah mempunyai niat untuk mengadakan semacam dialog dengan ormas-ormas Islam mencari solusi dan penyelesaian terhadap beberapa ormas dan lembaga Islam yang dianggap bermasalah. “Kita sudah ada niatan untuk menyelenggarakan dialog, terutama untuk menyelamatkan umat. Tinggal menunggu waktu yang tepat.
Dalam Surat Penolakan Ormas Islam tersebut, dijelaskan bahwa Islam Jamaah yang sekarang berganti nama  menjadi LDII itu sudah dilarang oleh Jaksa Agung pada tahun 1971, yaitu dengan surat Keputusan Jaksa Agung RI No : Lep-089/D.A/10/1971 yang ditandatangani oleh Jaksa Agung waktu itu Soegih Arto

Rep : Agusdin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan isi komentar anda dengan bahasa yang santun

Lintas Sejarah

Al-Andalus (Arab: الأندلس al-andalus) adalah nama dari bagian Semenanjung Iberia (Spanyol dan Portugal) yang diperintah oleh orang Islam, atau orang Moor, dalam berbagai waktu antara tahun 711 dan 1492.[1] Al-Andalus juga sering disebut Andalusia, namun penggunaan ini memiliki keambiguan dengan wilayah administratif di Spanyol modern Andalusia. Masa kekuasaan Islam di Iberia dimulai sejak Pertempuran Guadalete, dimana pasukan Umayyah pimpinan Tariq bin Ziyad mengalahkan orang-orang Visigoth yang menguasai Iberia. Awalnya Al-Andalus merupakan provinsi dari Kekhalifahan Umayyah (711-750), lalu berubah menjadi sebuah keamiran (c. 750-929), sebuah kekhalifahan, (929-1031), dan akhirnya "taifa" yaitu kerajaan-kerajaan kecil pecahan dari kekhalifahan tersebut (1031-1492). Karena pada akhirnya orang-orang Kristen berhasil merebut Iberia dari tangan umat Islam (Reconquista), nama Al-Andalus umumnya tidak merujuk kepada Iberia secara umum, tapi kepada daerah-daerah yang dikuasai para Muslim pada zaman dahulu. Pada 1236, benteng terakhir umat Islam di Spanyol, Granada menyatakan tunduk kepada Ferdinand III dari Kastilia, dan menjadi negara bawahan Kastilia, hingga pada 1492 Muhammad XII menyerah sepenuhnnya kepada Los Reyes Católicos (Kerajaan Katolik Spanyol) pimpinan Raja Ferdinand dan Ratu Isabella. Sedangkan kekuasaan Islam di Portugal berakhir pada 1249 dengan ditaklukkannya Algarve oleh Afonso III. Kekalahan penguasa Muslim kemudian diikuti oleh penganiyaan dan pengusiran terhadap kaum Muslim dan Yahudi di Spanyol.[2] .