Pages - Menu

BIADAB LA'NATULLAH

Blogger templates

Proyek Pencetakkan Al-qur'an

Jadwal Sholat Untuk DKI Jakarta

Jadwal Sholat

Segala puji hanya milik Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sholawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi was sallam tuntunan kita, orang yang sangat kita cintai. Semua kaum muslim sepakat bahwa sholat lima waktu harus dikerjakan pada waktunya, dalilnya adalah firman Allah Subhanahu wa Ta’ala,

Ø¥ِÙ†َّ الصَّÙ„َاةَ Ùƒَانَتْ عَÙ„َÙ‰ الْÙ…ُؤْÙ…ِÙ†ِينَ Ùƒِتَابًا Ù…َÙˆْÙ‚ُوتًا

“Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu/wajib yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman”. [ QS. An Nisa’ (4) : 103]

Apabila Anda ingin menampilkan Jadwal Sholat ini di blog Anda, Ini caranya menampilkan Widget Jadwal Sholat di blog Anda


Reklame Anda

Reklame Anda
Manfaat Madu Bagi Kesehatan

Reklame Anda

Reklame Anda
Madu dari HD

Silakan Pesan

untuk pemesanan produk Madu dari HD bisa anda dapatkan di Al-Ikhwaninlife dengan no hp: 081279651501 dan 08197974192. Untuk keterangan lebih lanjut hubungi kami di nomor tersebut.

Selasa, 16 Oktober 2012

Senjata paling terlarang di Suriah telah jatuh ke tangan pejuang Islam


DAMASKUS (Arrahmah.com) - Mayoritas senjata rahasia yang dikirim ke Suriah atas perintah Arab Saudi dan Qatar telah berakhir ke tangan para pejuang Islam, bukan organisasi sekuler yang disukai oleh Barat, lapor The New York Times pada Senin (15/10/2012).

Mengutip para pejabat yang tidak disebutkan namanya, surat kabar itu mengatakan ini adalah kesimpulan dalam laporan rahasia yang disampaikan Barack Obama kepada pejabat senior Amerika.
Situasi ini telah mendorong para pejabat menyuarakan suara frustasi atas kenyataan bahwa tidak ada pusat pemeriksaan untuk pengiriman dan tidak ada cara yang efektif untuk menemukan kelompok mana yang menerima senjata-senjata itu, ujar laporan.
Karena hal ini, Direktur CIA, David petraeus melakukan perjalanan rahasia ke Turki pada bulan lalu dalam upaya untuk menyetir arah pasokan, lanjut laporan tersebut.
CIA sejauh ini belum mengomentari perjalanan Petraeus.
Tujuan Petraeus adalah untuk mengawasi proses, "penyaringan dan kemudian pengiriman kepada oposisi di mana AS berpikir itu bisa bekerja", kata surat kabar mengutip pernyataan diplomat Timur Tengah yang tidak disebutnya namanya.
CIA juga telah mengirimkan petugasnya ke Turki untuk membantu mengarahkan bantuan, tetapi CIA kekurangan informasi yang baik mengenai berapa banyak tokoh pemberontak dan faksi yang beroperasi di Suriah, lanjut NYT. (haninmazaya/arrahmah.com)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan isi komentar anda dengan bahasa yang santun

Lintas Sejarah

Al-Andalus (Arab: الأندلس al-andalus) adalah nama dari bagian Semenanjung Iberia (Spanyol dan Portugal) yang diperintah oleh orang Islam, atau orang Moor, dalam berbagai waktu antara tahun 711 dan 1492.[1] Al-Andalus juga sering disebut Andalusia, namun penggunaan ini memiliki keambiguan dengan wilayah administratif di Spanyol modern Andalusia. Masa kekuasaan Islam di Iberia dimulai sejak Pertempuran Guadalete, dimana pasukan Umayyah pimpinan Tariq bin Ziyad mengalahkan orang-orang Visigoth yang menguasai Iberia. Awalnya Al-Andalus merupakan provinsi dari Kekhalifahan Umayyah (711-750), lalu berubah menjadi sebuah keamiran (c. 750-929), sebuah kekhalifahan, (929-1031), dan akhirnya "taifa" yaitu kerajaan-kerajaan kecil pecahan dari kekhalifahan tersebut (1031-1492). Karena pada akhirnya orang-orang Kristen berhasil merebut Iberia dari tangan umat Islam (Reconquista), nama Al-Andalus umumnya tidak merujuk kepada Iberia secara umum, tapi kepada daerah-daerah yang dikuasai para Muslim pada zaman dahulu. Pada 1236, benteng terakhir umat Islam di Spanyol, Granada menyatakan tunduk kepada Ferdinand III dari Kastilia, dan menjadi negara bawahan Kastilia, hingga pada 1492 Muhammad XII menyerah sepenuhnnya kepada Los Reyes Católicos (Kerajaan Katolik Spanyol) pimpinan Raja Ferdinand dan Ratu Isabella. Sedangkan kekuasaan Islam di Portugal berakhir pada 1249 dengan ditaklukkannya Algarve oleh Afonso III. Kekalahan penguasa Muslim kemudian diikuti oleh penganiyaan dan pengusiran terhadap kaum Muslim dan Yahudi di Spanyol.[2] .