Pages - Menu

BIADAB LA'NATULLAH

Blogger templates

Proyek Pencetakkan Al-qur'an

Jadwal Sholat Untuk DKI Jakarta

Jadwal Sholat

Segala puji hanya milik Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sholawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi was sallam tuntunan kita, orang yang sangat kita cintai. Semua kaum muslim sepakat bahwa sholat lima waktu harus dikerjakan pada waktunya, dalilnya adalah firman Allah Subhanahu wa Ta’ala,

Ø¥ِÙ†َّ الصَّÙ„َاةَ Ùƒَانَتْ عَÙ„َÙ‰ الْÙ…ُؤْÙ…ِÙ†ِينَ Ùƒِتَابًا Ù…َÙˆْÙ‚ُوتًا

“Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu/wajib yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman”. [ QS. An Nisa’ (4) : 103]

Apabila Anda ingin menampilkan Jadwal Sholat ini di blog Anda, Ini caranya menampilkan Widget Jadwal Sholat di blog Anda


Reklame Anda

Reklame Anda
Manfaat Madu Bagi Kesehatan

Reklame Anda

Reklame Anda
Madu dari HD

Silakan Pesan

untuk pemesanan produk Madu dari HD bisa anda dapatkan di Al-Ikhwaninlife dengan no hp: 081279651501 dan 08197974192. Untuk keterangan lebih lanjut hubungi kami di nomor tersebut.

Kamis, 20 September 2012

Takut diserang, Prancis akan tutup kedubesnya di negara-negara Muslim menyusul terbitnya kartun menghina Nabi Muhammad

PRANCIS (Arrahmah.com) - Segera setelah Charlie Hebdo menerbitkan kembali kartun yang menghina Nabi Muhammad (shalallahu 'alaihi wa sallam), pemerintahan Prancis pada hari Rabu (19/9/2012) mengumumkan bahwa pihaknya akan menutup 20 kedubesnya di seluruh negara-negara Muslim pada Jum'at pekan ini, karena takut diserang.
Koran mingguan Prancis tersebut berusaha untuk menyulut api kemarahan umat Islam, di tengah-tengah ketegangan protes film yang juga melecehkan Islam, dengan menerbitkan kartun yang mereka katakan sebagai Nabi Muhammad (shalalallahu 'alaihi wa sallam) dalam keadaan telanjang.
Ketakutan, kementrian luar negeri Prancis mengumumkan bahwa Prancis akan menutup 20 kedubesnya di negara-negara Muslim Jum'at pekan ini menyusul publikasi kartun yang mengejek Nabi Muhammad (shalalallahu 'alaihi wa sallam). Prancis memilih hari Jum'at karena umumnya umat Islam menggelar demo seusai shalat Jum'at.
Publikasi yang amat memprovokasi ini juga membuat tokoh Yahudi mengeluarkan kritik kepada Charlie Hebdo, mengingat seorang sosok Yahudi ortodox juga tampil di halaman depan sedang mendorong kursiroda bersama sosok yang digambarkan sebagai Rasulullah yang berada di kursiroda.
Menurut laporan, melihat tulisan "Intouchables" disinyalir mengacu pada sebuah film pemenang penghargaan Prancis tentang seorang pria hitam miskin yang menjadi pengasuh tunadaksa jutawan aristokrat dan menjadi sahabatnya.
Editor Charlie Hebdo sendiri, dengan berani menantang dunia Islam dengan mengatakan kepada para reporter bahwa gambar-gambar, yang dicetak di halaman belakang akan "membuat terkejut bagi siapa yang ingin terkejut," seperti dikutip France24.
Pemerintah Prancis telah mengecam Charlie Hebdo dengan menerbitkan sesuatu yang bisa memicu kemarahan umat Islam, terlebih di tengah-tengah gejolak akibat film "Innocence of Muslims" yang dirilis AS.
Orang-orang telah mencoba menasehati Charlie Hebdo untuk tidak menerbitkan kartun yang menghasut kebencian itu, namun tidak digubris, nampaknya mingguan ini tidak kapok atas insiden November tahun lalu di mana kantornya dibom setelah mencetak kartun yang menghina Nabi Muhammad (shalallahu 'alaihi wa sallam) di cover depannya. (siraaj/arrahmah.com)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan isi komentar anda dengan bahasa yang santun

Lintas Sejarah

Al-Andalus (Arab: الأندلس al-andalus) adalah nama dari bagian Semenanjung Iberia (Spanyol dan Portugal) yang diperintah oleh orang Islam, atau orang Moor, dalam berbagai waktu antara tahun 711 dan 1492.[1] Al-Andalus juga sering disebut Andalusia, namun penggunaan ini memiliki keambiguan dengan wilayah administratif di Spanyol modern Andalusia. Masa kekuasaan Islam di Iberia dimulai sejak Pertempuran Guadalete, dimana pasukan Umayyah pimpinan Tariq bin Ziyad mengalahkan orang-orang Visigoth yang menguasai Iberia. Awalnya Al-Andalus merupakan provinsi dari Kekhalifahan Umayyah (711-750), lalu berubah menjadi sebuah keamiran (c. 750-929), sebuah kekhalifahan, (929-1031), dan akhirnya "taifa" yaitu kerajaan-kerajaan kecil pecahan dari kekhalifahan tersebut (1031-1492). Karena pada akhirnya orang-orang Kristen berhasil merebut Iberia dari tangan umat Islam (Reconquista), nama Al-Andalus umumnya tidak merujuk kepada Iberia secara umum, tapi kepada daerah-daerah yang dikuasai para Muslim pada zaman dahulu. Pada 1236, benteng terakhir umat Islam di Spanyol, Granada menyatakan tunduk kepada Ferdinand III dari Kastilia, dan menjadi negara bawahan Kastilia, hingga pada 1492 Muhammad XII menyerah sepenuhnnya kepada Los Reyes Católicos (Kerajaan Katolik Spanyol) pimpinan Raja Ferdinand dan Ratu Isabella. Sedangkan kekuasaan Islam di Portugal berakhir pada 1249 dengan ditaklukkannya Algarve oleh Afonso III. Kekalahan penguasa Muslim kemudian diikuti oleh penganiyaan dan pengusiran terhadap kaum Muslim dan Yahudi di Spanyol.[2] .