Pages - Menu

BIADAB LA'NATULLAH

Blogger templates

Proyek Pencetakkan Al-qur'an

Jadwal Sholat Untuk DKI Jakarta

Jadwal Sholat

Segala puji hanya milik Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sholawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi was sallam tuntunan kita, orang yang sangat kita cintai. Semua kaum muslim sepakat bahwa sholat lima waktu harus dikerjakan pada waktunya, dalilnya adalah firman Allah Subhanahu wa Ta’ala,

Ø¥ِÙ†َّ الصَّÙ„َاةَ Ùƒَانَتْ عَÙ„َÙ‰ الْÙ…ُؤْÙ…ِÙ†ِينَ Ùƒِتَابًا Ù…َÙˆْÙ‚ُوتًا

“Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu/wajib yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman”. [ QS. An Nisa’ (4) : 103]

Apabila Anda ingin menampilkan Jadwal Sholat ini di blog Anda, Ini caranya menampilkan Widget Jadwal Sholat di blog Anda


Reklame Anda

Reklame Anda
Manfaat Madu Bagi Kesehatan

Reklame Anda

Reklame Anda
Madu dari HD

Silakan Pesan

untuk pemesanan produk Madu dari HD bisa anda dapatkan di Al-Ikhwaninlife dengan no hp: 081279651501 dan 08197974192. Untuk keterangan lebih lanjut hubungi kami di nomor tersebut.

Jumat, 28 September 2012

Jubir Presiden: Tidak Ada Alasan untuk Lakukan Perubahan Perjanjian Damai dengan Israel


Eramuslim.com | Media Islam Rujukan, Mesir melihat tidak ada alasan untuk membuat perubahan pada perjanjian damai dengan Israel, kata juru bicara kepresidenan Yassir Ali mengatakan dalam sebuah pernyataan yang dikutip oleh surat kabar negara al-Ahram Kamis kemarin (27/9).


"Tidak ada kebutuhan untuk saat ini untuk mengubah perjanjian Camp David," kata Ali yang mendampingi Presiden Muhammad Mursi di New York untuk pertemuan Majelis Umum PBB.

Pada tahun 1979, Mesir menjadi negara Arab pertama yang menandatangani perjanjian damai dengan Israel.

Negara Yahudi itu melihat dengan penuh keprihatinan pada saat Islamis melompat ke garis depan politik setelah pemberontakan rakyat yang berhasil menggulingkan Presiden Hosni Mubarak.

Mursi, yang muncul dari Ikhwanul Muslimin, telah berulang kali mengatakan ia akan menghormati perjanjian internasional yang ditandatangani oleh Kairo dengan Tel Aviv.

Tetapi Mursi juga mengatakan ada ruang untuk merevisi perjanjian.

Pada hari Minggu lalu, Menteri Luar Negeri Israel Avigdor Lieberman menolak ide dari setiap perubahan perjanjian damai Israel-Mesir.

"Tidak ada kemungkinan sedikit pun bahwa Israel akan menerima modifikasi dari perjanjian damai Mesir dengan Israel," kata Lieberman kepada radio publik Israel. "Kami tidak akan menerima perubahan dari perjanjian Camp David."

Laporan itu muncul di tengah ketegangan antara Mesir dan Israel, terutama atas masalah keamanan di semenanjung Sinai, di mana angkatan bersenjata Mesir telah meluncurkan sebuah kampanye yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk membasmi militan Islam.(fq/afp)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan isi komentar anda dengan bahasa yang santun

Lintas Sejarah

Al-Andalus (Arab: الأندلس al-andalus) adalah nama dari bagian Semenanjung Iberia (Spanyol dan Portugal) yang diperintah oleh orang Islam, atau orang Moor, dalam berbagai waktu antara tahun 711 dan 1492.[1] Al-Andalus juga sering disebut Andalusia, namun penggunaan ini memiliki keambiguan dengan wilayah administratif di Spanyol modern Andalusia. Masa kekuasaan Islam di Iberia dimulai sejak Pertempuran Guadalete, dimana pasukan Umayyah pimpinan Tariq bin Ziyad mengalahkan orang-orang Visigoth yang menguasai Iberia. Awalnya Al-Andalus merupakan provinsi dari Kekhalifahan Umayyah (711-750), lalu berubah menjadi sebuah keamiran (c. 750-929), sebuah kekhalifahan, (929-1031), dan akhirnya "taifa" yaitu kerajaan-kerajaan kecil pecahan dari kekhalifahan tersebut (1031-1492). Karena pada akhirnya orang-orang Kristen berhasil merebut Iberia dari tangan umat Islam (Reconquista), nama Al-Andalus umumnya tidak merujuk kepada Iberia secara umum, tapi kepada daerah-daerah yang dikuasai para Muslim pada zaman dahulu. Pada 1236, benteng terakhir umat Islam di Spanyol, Granada menyatakan tunduk kepada Ferdinand III dari Kastilia, dan menjadi negara bawahan Kastilia, hingga pada 1492 Muhammad XII menyerah sepenuhnnya kepada Los Reyes Católicos (Kerajaan Katolik Spanyol) pimpinan Raja Ferdinand dan Ratu Isabella. Sedangkan kekuasaan Islam di Portugal berakhir pada 1249 dengan ditaklukkannya Algarve oleh Afonso III. Kekalahan penguasa Muslim kemudian diikuti oleh penganiyaan dan pengusiran terhadap kaum Muslim dan Yahudi di Spanyol.[2] .