Pages - Menu

BIADAB LA'NATULLAH

Blogger templates

Proyek Pencetakkan Al-qur'an

Jadwal Sholat Untuk DKI Jakarta

Jadwal Sholat

Segala puji hanya milik Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sholawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi was sallam tuntunan kita, orang yang sangat kita cintai. Semua kaum muslim sepakat bahwa sholat lima waktu harus dikerjakan pada waktunya, dalilnya adalah firman Allah Subhanahu wa Ta’ala,

Ø¥ِÙ†َّ الصَّÙ„َاةَ Ùƒَانَتْ عَÙ„َÙ‰ الْÙ…ُؤْÙ…ِÙ†ِينَ Ùƒِتَابًا Ù…َÙˆْÙ‚ُوتًا

“Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu/wajib yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman”. [ QS. An Nisa’ (4) : 103]

Apabila Anda ingin menampilkan Jadwal Sholat ini di blog Anda, Ini caranya menampilkan Widget Jadwal Sholat di blog Anda


Reklame Anda

Reklame Anda
Manfaat Madu Bagi Kesehatan

Reklame Anda

Reklame Anda
Madu dari HD

Silakan Pesan

untuk pemesanan produk Madu dari HD bisa anda dapatkan di Al-Ikhwaninlife dengan no hp: 081279651501 dan 08197974192. Untuk keterangan lebih lanjut hubungi kami di nomor tersebut.

Selasa, 18 September 2012

Aksi Umat Islam Tuntut Hukuman Mati Bagi Penghina Nabi (Foto)

Jakarta (SI ONLINE) - Ribuan umat Islam berkumpul di Bunderan Hotel Indonesia, Senin (17/9/2012) untuk memprotes film buatan warga Amerika Serikat yang menghina dan menista Nabi Muhammad Saw, Innocence of Muslims. Mereka berasal dari beragam organisasi massa Islam dan majelis taklim. Mayoritas mengenakan busana putih-putih seperti himbauan Forum Umat Islam (FUI).

Di Bunderan HI, aksi berlangsung tertib dan damai. Satu per satu tokoh ormas menyampaikan orasi, menyampaikan aspirasinya dan mengutuk tindakan keji pembuat film penghina Nabi itu. Hingga massa berjalan ke Kedubes Amerika Serikat di Jalan Medan Merdeka Selatan, aksi masih tertib. Bahkan long march itu dikawal oleh sejumlah polisi bersepeda motor di depan.

Keributan terjadi ketika massa sampai di depan Kantor Wapres yang sedang direnovasi. Sebagian massa mengambil jalur kanan, melawan arus kendaraan, dan melempari pagar Kedutaan Amerika dengan batu dan sejenisnya. Aksi ini dilakukan oleh sebagian kecil massa yang sudah marah dengan kelakuan Amerika. Rupanya polisi bertindak gegabah. Sedikit massa itu mereka sambut dengan tembakan peluru karet dan tembakan gas air mata. Massa mundur.

Tetapi massa lain yang berada di belakang justru maju ke depan. Bukannya melempar pagar kedutaan, mereka melempari polisi yang sudah membuat barikade. Dua kubu massa tidak dapat dikendalikan. Komandan polisi seolah kehilangan kendali atas anak buahnya, mereka tak patuh pada komando. Berkali-kali mereka menembakkan peluru karet. Inilah yang membuat massa makin marah dan terus terprovokasi. Hingga kemudian sejumlah korban luka berjatuhan dari kedua kubu.

Aksi massa mereda setelah Sekjen FUI KH Muhammad Al Khaththath menyeru massa umat Islam untuk mundur dan bertahan. Sejumlah aktivis FPI pun kemudian menjalankan shalat ashar di bahu jalan. sebagian yang lain membersihkan batu-batuan dan pepohonan yang terlempar k tengah jalan. Hingga kemudian datang Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Untung S Radjab untuk menenangkan massa.

Berikut foto-foto aksi kemarin:
Aksi dimulai dari Benderan HI
"Penghina Nabi Wajib Dihukum Mati"
Massa bergerak dari Bunderan HI ke Kedubes AS dengan tertib
Sejumlah massa melempari pagar Kedubes AS. Polisi menjawab dengan tembakan gas air mata
Sejumlah wartawan berlarian ketika tembakan gas air mata semakin banyak
Polisi sulit dikendalikan, mereka membalas melempar batu dan menembakkan peluru karet
Massa umat Islam bisa dikendalikan
Sekjen FUI KH Muhammad Al Khaththath memberi pengarahan pada massa umat Islam yang telah tertib
Korlap aksi Ust Bernard Abdul Jabbar menunjukkan bukti selongsong peluru, 3 peluru karet, 1 peluru tajam
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Untung S Radjab datang berjanji menarik pasukannya
Sejumlah aktivis FPI membersihkan bekas-bekas kerusuhan di Jalan Medan Merdeka Selatan
Salah satu korban umat Islam yang terkena peluru aparat
Setelah tenang, Kapolda bersama stafnya bersantai di depan pasukannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan isi komentar anda dengan bahasa yang santun

Lintas Sejarah

Al-Andalus (Arab: الأندلس al-andalus) adalah nama dari bagian Semenanjung Iberia (Spanyol dan Portugal) yang diperintah oleh orang Islam, atau orang Moor, dalam berbagai waktu antara tahun 711 dan 1492.[1] Al-Andalus juga sering disebut Andalusia, namun penggunaan ini memiliki keambiguan dengan wilayah administratif di Spanyol modern Andalusia. Masa kekuasaan Islam di Iberia dimulai sejak Pertempuran Guadalete, dimana pasukan Umayyah pimpinan Tariq bin Ziyad mengalahkan orang-orang Visigoth yang menguasai Iberia. Awalnya Al-Andalus merupakan provinsi dari Kekhalifahan Umayyah (711-750), lalu berubah menjadi sebuah keamiran (c. 750-929), sebuah kekhalifahan, (929-1031), dan akhirnya "taifa" yaitu kerajaan-kerajaan kecil pecahan dari kekhalifahan tersebut (1031-1492). Karena pada akhirnya orang-orang Kristen berhasil merebut Iberia dari tangan umat Islam (Reconquista), nama Al-Andalus umumnya tidak merujuk kepada Iberia secara umum, tapi kepada daerah-daerah yang dikuasai para Muslim pada zaman dahulu. Pada 1236, benteng terakhir umat Islam di Spanyol, Granada menyatakan tunduk kepada Ferdinand III dari Kastilia, dan menjadi negara bawahan Kastilia, hingga pada 1492 Muhammad XII menyerah sepenuhnnya kepada Los Reyes Católicos (Kerajaan Katolik Spanyol) pimpinan Raja Ferdinand dan Ratu Isabella. Sedangkan kekuasaan Islam di Portugal berakhir pada 1249 dengan ditaklukkannya Algarve oleh Afonso III. Kekalahan penguasa Muslim kemudian diikuti oleh penganiyaan dan pengusiran terhadap kaum Muslim dan Yahudi di Spanyol.[2] .