Pages - Menu

BIADAB LA'NATULLAH

Blogger templates

Proyek Pencetakkan Al-qur'an

Jadwal Sholat Untuk DKI Jakarta

Jadwal Sholat

Segala puji hanya milik Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sholawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi was sallam tuntunan kita, orang yang sangat kita cintai. Semua kaum muslim sepakat bahwa sholat lima waktu harus dikerjakan pada waktunya, dalilnya adalah firman Allah Subhanahu wa Ta’ala,

Ø¥ِÙ†َّ الصَّÙ„َاةَ Ùƒَانَتْ عَÙ„َÙ‰ الْÙ…ُؤْÙ…ِÙ†ِينَ Ùƒِتَابًا Ù…َÙˆْÙ‚ُوتًا

“Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu/wajib yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman”. [ QS. An Nisa’ (4) : 103]

Apabila Anda ingin menampilkan Jadwal Sholat ini di blog Anda, Ini caranya menampilkan Widget Jadwal Sholat di blog Anda


Reklame Anda

Reklame Anda
Manfaat Madu Bagi Kesehatan

Reklame Anda

Reklame Anda
Madu dari HD

Silakan Pesan

untuk pemesanan produk Madu dari HD bisa anda dapatkan di Al-Ikhwaninlife dengan no hp: 081279651501 dan 08197974192. Untuk keterangan lebih lanjut hubungi kami di nomor tersebut.

Kamis, 09 Agustus 2012

Seorang pria dipukuli hingga meninggal dunia hanya karena memelihara jenggot

AFRIKA SELATAN (Arrahmah.com) - Seorang pria Muslim telah dipukuli sampai mati di Ventersdorp, diduga dilakukan oleh dua orang yang menghinanya karena jenggotnya, ujar seorang kerabat keluarga korban, lansir Mail and Guardian.
Muhammad Fayaaz Kazi (27) tengah bersama teman ayahnya Anser Mahmood ketika ia diserang di Chicken Licken pada Senin (6/8/2012).
"Dua orang kulit putih...mereka menyebut Osama bin Laden dalam bahasa Afrika karena jenggotnya dan kemudian mereka memanggil kami kafir," ujar Mahmood pada Rabu (8/8).
"Fayaaz yang mengerti bahasa Afrika berdebat dengan mereka."
Keempatnya dikeluarkan dari restoran makanan cepat saji dan meneruskan keributan di luar.
"Saya bertanya mengapa mereka mengganggunya dan mereka meninju saya," lanjut Mahmood.  "Saya tidak tahu apa dengan apa ia memukul saya, saya tidak sadar setelah itu."
Mahmood mendapat memar di sebagian besar wajahnya sedang Kazi dipukuli di kepala.
Mahmood mengatakan ia tidak tahu benda apa yang digunakan untuk menyerang Kazi ketika ia berbaring di sisinya.
"Tidak ada yang membantu kami," ungkapnya.
Kazi dilarikan dari satu rumah sakit ke rumah sakit lain sebelum meninggal dunia di fasilitas medis di  Potchefstroom karena kerusakan otak.  Pemakamannya diadakan Selasa (7/8).
Mahmood mengatakan berkas perkara pembunuhan telah diurus di kantor polisi Potchefstroom.  Juru bicara kepolisian provinsi, Brigadir Thulani Ngubani tidak dapat dihubungi untuk memberikan komentar.  (haninmazaya/arrahmah.com)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan isi komentar anda dengan bahasa yang santun

Lintas Sejarah

Al-Andalus (Arab: الأندلس al-andalus) adalah nama dari bagian Semenanjung Iberia (Spanyol dan Portugal) yang diperintah oleh orang Islam, atau orang Moor, dalam berbagai waktu antara tahun 711 dan 1492.[1] Al-Andalus juga sering disebut Andalusia, namun penggunaan ini memiliki keambiguan dengan wilayah administratif di Spanyol modern Andalusia. Masa kekuasaan Islam di Iberia dimulai sejak Pertempuran Guadalete, dimana pasukan Umayyah pimpinan Tariq bin Ziyad mengalahkan orang-orang Visigoth yang menguasai Iberia. Awalnya Al-Andalus merupakan provinsi dari Kekhalifahan Umayyah (711-750), lalu berubah menjadi sebuah keamiran (c. 750-929), sebuah kekhalifahan, (929-1031), dan akhirnya "taifa" yaitu kerajaan-kerajaan kecil pecahan dari kekhalifahan tersebut (1031-1492). Karena pada akhirnya orang-orang Kristen berhasil merebut Iberia dari tangan umat Islam (Reconquista), nama Al-Andalus umumnya tidak merujuk kepada Iberia secara umum, tapi kepada daerah-daerah yang dikuasai para Muslim pada zaman dahulu. Pada 1236, benteng terakhir umat Islam di Spanyol, Granada menyatakan tunduk kepada Ferdinand III dari Kastilia, dan menjadi negara bawahan Kastilia, hingga pada 1492 Muhammad XII menyerah sepenuhnnya kepada Los Reyes Católicos (Kerajaan Katolik Spanyol) pimpinan Raja Ferdinand dan Ratu Isabella. Sedangkan kekuasaan Islam di Portugal berakhir pada 1249 dengan ditaklukkannya Algarve oleh Afonso III. Kekalahan penguasa Muslim kemudian diikuti oleh penganiyaan dan pengusiran terhadap kaum Muslim dan Yahudi di Spanyol.[2] .