Pages - Menu

BIADAB LA'NATULLAH

Blogger templates

Proyek Pencetakkan Al-qur'an

Jadwal Sholat Untuk DKI Jakarta

Jadwal Sholat

Segala puji hanya milik Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sholawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi was sallam tuntunan kita, orang yang sangat kita cintai. Semua kaum muslim sepakat bahwa sholat lima waktu harus dikerjakan pada waktunya, dalilnya adalah firman Allah Subhanahu wa Ta’ala,

Ø¥ِÙ†َّ الصَّÙ„َاةَ Ùƒَانَتْ عَÙ„َÙ‰ الْÙ…ُؤْÙ…ِÙ†ِينَ Ùƒِتَابًا Ù…َÙˆْÙ‚ُوتًا

“Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu/wajib yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman”. [ QS. An Nisa’ (4) : 103]

Apabila Anda ingin menampilkan Jadwal Sholat ini di blog Anda, Ini caranya menampilkan Widget Jadwal Sholat di blog Anda


Reklame Anda

Reklame Anda
Manfaat Madu Bagi Kesehatan

Reklame Anda

Reklame Anda
Madu dari HD

Silakan Pesan

untuk pemesanan produk Madu dari HD bisa anda dapatkan di Al-Ikhwaninlife dengan no hp: 081279651501 dan 08197974192. Untuk keterangan lebih lanjut hubungi kami di nomor tersebut.

Sabtu, 18 Agustus 2012

Hilal tidak terlihat di Pos pemantauan Cakung dan Timur Tengah, InsyaAllah Idul Fitri 1433 H jatuh hari Ahad


JAKARTA (Arrahmah.com) - Lajnah Falaqiyah Al Husnayain, Cakung, mengabarkan rukyatul hilal yang mereka lakukan untuk menentukan 1 syawal 1433 H  di Pos pemantauan Cakung, dilaporkan Lajnah Falaqiyah tidak berhasil melihat hilal sore ini.
"Laporan Lajnah Falaqiyah Cakung. Bismillah rukyat telah dilaksanakan, belum berhasil terlihat" Tulis pesan singkat dari DKM Masjid Muhammad Ramadhan dan Majelis Mujahidin yang masuk ke redaksi arrahmah.com, Jakarta, Jum'at (17/8) malam.
Tidak nampaknya Hilal, akhirnya, diumukan bahwa Idul fitri dilaksanakan pada hari Ahad (19/8/2012) esok lusa.
"Maka bulan Ramadhan diistimalkan/ digenapkan.InsyaAllah Ied hari Ahad" ungkap pesan singkat tersebut mengisyaratkan pendapat rukyat hilal secara lokal.
Tim arrahmah.com, juga mencari informasi kemunculan hilal secara global (Rukyatul hilal secara global), alhamdulillah menjelang pukul.22.00 Wib kami mendapat kabar melalui salah satu pengurus masjid Ramadhan ustadz hardiansyah yang diberikan kabar oleh Ustadz Anung Al Hamat, LC bahwa hilal juga tidak nampak di wilayah negara-negara Arab.
"Ustadz Anung sudah sms saya, berita mengenai Hilal di Timur Tengah dan Syam tidak kelihatan" ungkapnya.
Dengan digenapkannya bulan Ramadhan menjadi 30 hari, kemungkinan sebagian kaum Muslimin akan melaksanakan Iedul fitri bersama-sama dengan warga Muhamadiyah yan telah memutuskan lebih awal dengan metode hisab bahwa 1 Syawal 1433 H jatuh pada tanggal 19 Agustus 2012. (bilal/arrahmah.com)  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan isi komentar anda dengan bahasa yang santun

Lintas Sejarah

Al-Andalus (Arab: الأندلس al-andalus) adalah nama dari bagian Semenanjung Iberia (Spanyol dan Portugal) yang diperintah oleh orang Islam, atau orang Moor, dalam berbagai waktu antara tahun 711 dan 1492.[1] Al-Andalus juga sering disebut Andalusia, namun penggunaan ini memiliki keambiguan dengan wilayah administratif di Spanyol modern Andalusia. Masa kekuasaan Islam di Iberia dimulai sejak Pertempuran Guadalete, dimana pasukan Umayyah pimpinan Tariq bin Ziyad mengalahkan orang-orang Visigoth yang menguasai Iberia. Awalnya Al-Andalus merupakan provinsi dari Kekhalifahan Umayyah (711-750), lalu berubah menjadi sebuah keamiran (c. 750-929), sebuah kekhalifahan, (929-1031), dan akhirnya "taifa" yaitu kerajaan-kerajaan kecil pecahan dari kekhalifahan tersebut (1031-1492). Karena pada akhirnya orang-orang Kristen berhasil merebut Iberia dari tangan umat Islam (Reconquista), nama Al-Andalus umumnya tidak merujuk kepada Iberia secara umum, tapi kepada daerah-daerah yang dikuasai para Muslim pada zaman dahulu. Pada 1236, benteng terakhir umat Islam di Spanyol, Granada menyatakan tunduk kepada Ferdinand III dari Kastilia, dan menjadi negara bawahan Kastilia, hingga pada 1492 Muhammad XII menyerah sepenuhnnya kepada Los Reyes Católicos (Kerajaan Katolik Spanyol) pimpinan Raja Ferdinand dan Ratu Isabella. Sedangkan kekuasaan Islam di Portugal berakhir pada 1249 dengan ditaklukkannya Algarve oleh Afonso III. Kekalahan penguasa Muslim kemudian diikuti oleh penganiyaan dan pengusiran terhadap kaum Muslim dan Yahudi di Spanyol.[2] .