Pages - Menu

BIADAB LA'NATULLAH

Blogger templates

Proyek Pencetakkan Al-qur'an

Jadwal Sholat Untuk DKI Jakarta

Jadwal Sholat

Segala puji hanya milik Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sholawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi was sallam tuntunan kita, orang yang sangat kita cintai. Semua kaum muslim sepakat bahwa sholat lima waktu harus dikerjakan pada waktunya, dalilnya adalah firman Allah Subhanahu wa Ta’ala,

Ø¥ِÙ†َّ الصَّÙ„َاةَ Ùƒَانَتْ عَÙ„َÙ‰ الْÙ…ُؤْÙ…ِÙ†ِينَ Ùƒِتَابًا Ù…َÙˆْÙ‚ُوتًا

“Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu/wajib yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman”. [ QS. An Nisa’ (4) : 103]

Apabila Anda ingin menampilkan Jadwal Sholat ini di blog Anda, Ini caranya menampilkan Widget Jadwal Sholat di blog Anda


Reklame Anda

Reklame Anda
Manfaat Madu Bagi Kesehatan

Reklame Anda

Reklame Anda
Madu dari HD

Silakan Pesan

untuk pemesanan produk Madu dari HD bisa anda dapatkan di Al-Ikhwaninlife dengan no hp: 081279651501 dan 08197974192. Untuk keterangan lebih lanjut hubungi kami di nomor tersebut.

Jumat, 03 Agustus 2012

SELINTAS INDONESIA (Apa dan Bagaimana Indonesia)


Indonesia sebagai Negara Agraris
Indonesia sebagai negara agraris, yang artinya masyarakatnya lebih banyak bekerja sebagai petani. Sektor pertanian menempatkan diri pada urutan teratas dengan angka 64,2 % (Tahun 1971) dan sisanya 35,98 % diluar pertanian. Ini berarti bahwa sebagian masyarakat Indonesia yang tinggal dipedesaan memang mengandalkan lahan pertanian sebagai sangkutan hidupnya.
Indonesia Sebagai Mutli Etnis, Agama, Suku Bangsa Dan Budaya
Beragam etnis, agama, suku bangsa dan budaya ada di Indonesia, baik etnis cina, india maupun eropa; selain itu juga ada masyarakat yang memeluk agama islam, kristen, hindu maupun budha. Indonesia juga terdiri dari beragam suku bangsa, baik suku jawa (umumnya Jawa Tengah dan Jawa Timur), Suku Sunda dan Suku Badui (Jawa Barat), Suku Madura (Pulau Madura di Jawa Timur); Suku Batak, Nias, Palembang, Lampung (Sumatera), Suku Dayak (Kalimantan); Suku Mandar, Suku Makassar, Suku Wajo, Suku Manado (Sulawesi); Suku Lombok, Suku Bima, Suku Timor (NTB dan NTT), Suku Bali (Bali) dan Suku Asmat (Irian Jaya/Papua).[1]
Beragam budaya, adat istiadat/tradisi juga ada di Indonesia, sesuai dengan suku bangsa yang ada di Indonesia. Etnis yang berasal dari negara lain seperti Etnis Cina/Tiongkok memiliki kesenian (tarian) barongsai, Etnis Arab, Etnis India serta Etnis Eropa. Kebanyakan etnis yang bermukim dan lama berada di Indonesai adalah dari Cina dan Arab. Dari India hanya sedikit saja yang menjadi warga negara Indonesia. etnis Cina banyak tinggal di kota-kota seperti Jakarta, Palembang, Pontianak dan Medan, juga di Kota Tangerang. Sedangkan untuk etnis Arab, lebih dominan di Kota Jakarta. Apa sebab mereka lebih banyak bermukim di Jakarta, entahlah.
Indonesia Sebagai  Negara Kepulauan
Indonesia disebut juga sebagai negara kepulauan, karena terdiri dari beribu pulau yang terbentang dari sabang hingga ke merauke. Sabang yang berada di ujung Pulau Sumatera dan posisinya sebagai ujung barat dari Indonesia, selanjutnya Merauke yang berada di ujung Pulau Irian dengan posisi berada di ujung timur Indonesia. Pulau Sumatera, Pulau Sulawesi, Pulau Kalimantan, Pulau Jawa dan Pulau Irian. Pulau-pulau kecil seperti Pulau We, Pulau Enggano, Pulau Roti, Pulau Bokor, Pulau Rambut dan lain sebagainya.
Indonesia Sebagai Negara Berpenduduk Muslim Terbesar Di Dunia
Indonesia dikenal juga sebagai negara yang berpenduduk muslim terbesar di dunia. Penduduk Muslimnya berjumlah sekitar *87 % dari 232.073.070 jiwa dari jumlah keseluruhan yang berarti besarannya adalah 201.903.570 jiwa. Perkiraan ini tercatat pada tahun 2002, sehingga kemungkinan bertambah pada tahun 2004 ini menjadi sekitar 202 juta jiwa. Pemeluk agama lainnya, yakni kristen berada pada urutan kedua dengan angka 17 juta jiwa, sedangkan protestan, hindu dan budha sebesar 13 juta jiwa lebih. [2]
Indonesia Sebagai Berpenduduk Terbesar Ke Lima Di Dunia
Indonesia menempati urutan ke lima terbesar penduduk di dunia setelah Cina, India, Amerika Serikat dan Jepang dengan jumlahnya saat ini*(Tahun 2002) kurang lebih 232 juta lebih. Dengan jumlah yang demikian besar seharusnya Indonesia pun sudah berbicara di tingkat dunia. Namun kenyataannya Indonesia saat ini jauh dari harapan dan belum dapat setara dengan empat besar lainnya. [3]
Letak Geografis :
Indonesia berada pada **6° LU-11°LS dan 95° BT-141° BB, juga berada diantara dua benua, yakni Benua Asia dan Benua Australia dan terletak diantara dua samudera, yakni Samudera Pasifik dan Samudera Hindia atau Samudera Indonesia. [4]
Indonesia Diantara Dua Ideologi
Indonesia berada diantara petarungan dua ideologi atau ada diantara dua pengaruh atau kekuatan di dunia, yakni ideologi Sosialis yang komunis yang diwakili oleh Negara Cina, serta ideologi Kapitalis yang Liberalis yang di wakili oleh Australia. Posisi Indonesia memang mengundang perhatian dari dua kutub yang saling berseberangan; apalagi Indonesia sebagai penduduk yang mayoritas muslim dan berpahamkan Pancasila sebagai Dasar Negara. Posisi Indonesia di percaturan Dunia adalah keterlibatannya pada Organisasi Gerakan Nonblok, sekaligus juga sebagai pendiri gerakan tersebut. Selain itu Indonesia juga termasuk anggota Organisasi Konferensi Islam atau OKI. Di tingkat Regional Indonesia menjadi anggota ASEAN (=Association South East Asia Nation atau Perhimpunan Bangsa Asia Tenggara). Di kelompok negara-negara Asia Afrika Indonesia dikenal juga sebagai penggagas terbentuknya Konferensi Asia Afrika, yang mendorong negara-negara di lingkungan Asia dan Afrika  yang masih dibawah penjajahan bangsa Eropa, seperti Inggris, Italia, Perancis dan Jerman, berusaha memerdekakan diri dan ternayata berhasil lepas dari cengkeraman penjajah. Sebagai negara yang merdeka, Indonesia telah berhasil memelopori Konferensi Asia Afrika sebagai sarana pertemuan bagi negara negara di kawasan Asia dan Afrika yang masih terjajah untuk merdeka. Dari hasil pertemuan ini menghasilkan sikap bersama yang bernama Dasa Sila Bandung. Gairah yang didapat dari hasil pertemuan tersebut membuat Indonesia menjadi negara yang mengilhami berdirinya Gerakan Non Blok. Gerakan yang tidak mengelompok pada negara-negara yang tergabung pada NATO (=North Atlantic Treaty Organisation, Oragnisasi Pertahanan Negara-Negara Atlantik : merupakan negara-negara yang berada kawasan atlantik atau lebih dikenal dengan negara-negara Blok Barat, seperti Amerika Serikat, Inggris, Perancis, Italia, Belgia dan Jerman Barat) maupun Pakta Warsawa (Organisasi Pertahanan Negara-Negara yang tergabung pada kawasan Eropa Timur atau lebih dikenal dengan Negara-Negara Blok Timur, seperti Uni Soviet, Polandia, Cekoslovakia, Finlandia dan Jerman Timur).
Sebagai negara kepulauan dan negara agraris, juga dilalui garis khatulistiwa, berarti Indonesia memang menjadi tujuan negara-negara asing untuk mengincar dan ingin memiliki atau menguasai, dikarenakan tanahnya yang subur dan hijau royo-royo. Letaknya yang sangat strategis karena dilalui oleh banyak negara dalam pelayarannya untuk mencapai tempat-tempat yang dituju. Sebagai contoh adalah Negara Australia, karena letaknya dibelakang atau bagian paling selatan dari bumi, mereka bila hendak ke Eropa harus melalui perairan Indonesia, sehingga mau tak mau ya melintasi Samudera Indonesia atau wilayah teritorial Indonesia. Sepanjang tahun dan terus menerus mereka

Gambar 1.[5]
Gambar 2. .[6]

[1] Buku Pelajaran IPS Geografi untuk kelas I yang berdasarkan kurkulum Tahun 1984, penerbit “Berlian Mulia” Sukoharjo-Solo.

[2] Buku Pelajaran IPS Geografi untuk kelas I yang berdasarkan kurkulum Tahun 1984, penerbit “Berlian Mulia” Sukoharjo-Solo.

[3] Buku Pelajaran IPS Geografi untuk kelas I yang berdasarkan kurkulum Tahun 1984, penerbit “Berlian Mulia” Sukoharjo-Solo.

[4] Buku Pelajaran IPS Geografi untuk kelas I yang berdasarkan kurkulum Tahun 1984, penerbit “Berlian Mulia” Sukoharjo-Solo.

[5] ** Encarta Encyclopedia Plus 2003
[6] ** Encarta Encyclopedia Plus 2003

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan isi komentar anda dengan bahasa yang santun

Lintas Sejarah

Al-Andalus (Arab: الأندلس al-andalus) adalah nama dari bagian Semenanjung Iberia (Spanyol dan Portugal) yang diperintah oleh orang Islam, atau orang Moor, dalam berbagai waktu antara tahun 711 dan 1492.[1] Al-Andalus juga sering disebut Andalusia, namun penggunaan ini memiliki keambiguan dengan wilayah administratif di Spanyol modern Andalusia. Masa kekuasaan Islam di Iberia dimulai sejak Pertempuran Guadalete, dimana pasukan Umayyah pimpinan Tariq bin Ziyad mengalahkan orang-orang Visigoth yang menguasai Iberia. Awalnya Al-Andalus merupakan provinsi dari Kekhalifahan Umayyah (711-750), lalu berubah menjadi sebuah keamiran (c. 750-929), sebuah kekhalifahan, (929-1031), dan akhirnya "taifa" yaitu kerajaan-kerajaan kecil pecahan dari kekhalifahan tersebut (1031-1492). Karena pada akhirnya orang-orang Kristen berhasil merebut Iberia dari tangan umat Islam (Reconquista), nama Al-Andalus umumnya tidak merujuk kepada Iberia secara umum, tapi kepada daerah-daerah yang dikuasai para Muslim pada zaman dahulu. Pada 1236, benteng terakhir umat Islam di Spanyol, Granada menyatakan tunduk kepada Ferdinand III dari Kastilia, dan menjadi negara bawahan Kastilia, hingga pada 1492 Muhammad XII menyerah sepenuhnnya kepada Los Reyes Católicos (Kerajaan Katolik Spanyol) pimpinan Raja Ferdinand dan Ratu Isabella. Sedangkan kekuasaan Islam di Portugal berakhir pada 1249 dengan ditaklukkannya Algarve oleh Afonso III. Kekalahan penguasa Muslim kemudian diikuti oleh penganiyaan dan pengusiran terhadap kaum Muslim dan Yahudi di Spanyol.[2] .