Pages - Menu

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kiamat di Irak, 107 Tewas, 287 Luka, Akibat Serangan Bom

Bagdad, Paling sedikit 107 orang tewas dalam serangan bom dan senjata di Irak, Senin.

BIADAB LA'NATULLAH

Blogger templates

Proyek Pencetakkan Al-qur'an

Jadwal Sholat Untuk DKI Jakarta

Jadwal Sholat

Segala puji hanya milik Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sholawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi was sallam tuntunan kita, orang yang sangat kita cintai. Semua kaum muslim sepakat bahwa sholat lima waktu harus dikerjakan pada waktunya, dalilnya adalah firman Allah Subhanahu wa Ta’ala,

إِنَّ الصَّلَاةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ كِتَابًا مَوْقُوتًا

“Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu/wajib yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman”. [ QS. An Nisa’ (4) : 103]

Apabila Anda ingin menampilkan Jadwal Sholat ini di blog Anda, Ini caranya menampilkan Widget Jadwal Sholat di blog Anda


Reklame Anda

Reklame Anda
Manfaat Madu Bagi Kesehatan

Reklame Anda

Reklame Anda
Madu dari HD

Silakan Pesan

untuk pemesanan produk Madu dari HD bisa anda dapatkan di Al-Ikhwaninlife dengan no hp: 081279651501 dan 08197974192. Untuk keterangan lebih lanjut hubungi kami di nomor tersebut.

Jumat, 31 Agustus 2012

Penulis : Al-Ustadz Abu Abdurrahman Mubarak

Di awal surat Al-Baqarah, Allah Subhanahu wa Ta’ala menyebutkan tiga golongan manusia:
1. Kaum mukminin
2. Orang-orang kafir
3. Orang-orang munafik
Allah Subhanahu wa Ta’ala membeberkan kepada kaum mukminin di dalam ayat-ayat tersebut tentang kebusukan hati orang-orang munafik dan permusuhan mereka kepada kaum mukminin.
Allah Subhanahu wa Ta’ala menerangkan bahwa mereka adalah orang-orang yang berbuat kerusakan namun mengklaim sebagai orang yang melakukan perbaikan:
وَإِذَا قِيلَ لَهُمْ لَا تُفْسِدُوا فِي الْأَرْضِ قَالُوا إِنَّمَا نَحْنُ مُصْلِحُونَ. أَلَا إِنَّهُمْ هُمُ الْمُفْسِدُونَ وَلَكِنْ لَا يَشْعُرُونَ
Apabila dikatakan kepada mereka, “Janganlah kalian melakukan kerusakan di muka bumi.” Maka mereka berkata, “Kami hanyalah orang-orang yang melakukan perbaikan.” Ketahuilah, mereka adalah umat yang melakukan kerusakan namun mereka tidak mengetahuinya. (Al-Baqarah: 11-12)
Mereka adalah orang-orang dungu. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
وَإِذَا قِيلَ لَهُمْ ءَامِنُوا كَمَا ءَامَنَ النَّاسُ قَالُوا أَنُؤْمِنُ كَمَا ءَامَنَ السُّفَهَاءُ أَلَا إِنَّهُمْ هُمُ السُّفَهَاءُ وَلَكِنْ لَا يَعْلَمُونَ
Apabila dikatakan kepada mereka, “Berimanlah kamu sebagaimana orang-orang lain telah beriman.” Mereka menjawab, “Akan berimankah kami sebagaimana orang-orang yang bodoh itu telah beriman?” Ingatlah, sesungguhnya merekalah orang-orang yang bodoh (dungu), tetapi mereka tidak tahu. (Al-Baqarah: 13)
Allah Subhanahu wa Ta’ala akan memperolok mereka:
اللَّهُ يَسْتَهْزِئُ بِهِمْ وَيَمُدُّهُمْ فِي طُغْيَانِهِمْ يَعْمَهُونَ
“Allah akan (membalas) olok-olokan mereka dan membiarkan mereka terombang-ambing dalam kesesatan mereka.” (Al-Baqarah: 15)
Di antara bentuk balasan dari Allah Subhanahu wa Ta’ala adalah ketika di hari kiamat nanti, sebagaimana Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
يَوْمَ تَرَى الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ يَسْعَى نُورُهُمْ بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَبِأَيْمَانِهِمْ بُشْرَاكُمُ الْيَوْمَ جَنَّاتٌ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا ذَلِكَ هُوَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ. يَوْمَ يَقُولُ الْمُنَافِقُونَ وَالْمُنَافِقَاتُ لِلَّذِينَ ءَامَنُوا انْظُرُونَا نَقْتَبِسْ مِنْ نُورِكُمْ قِيلَ ارْجِعُوا وَرَاءَكُمْ فَالْتَمِسُوا نُورًا فَضُرِبَ بَيْنَهُمْ بِسُورٍ لَهُ بَابٌ بَاطِنُهُ فِيهِ الرَّحْمَةُ وَظَاهِرُهُ مِنْ قِبَلِهِ الْعَذَابُ. يُنَادُونَهُمْ أَلَمْ نَكُنْ مَعَكُمْ قَالُوا بَلَى وَلَكِنَّكُمْ فَتَنْتُمْ أَنْفُسَكُمْ وَتَرَبَّصْتُمْ وَارْتَبْتُمْ وَغَرَّتْكُمُ الْأَمَانِيُّ حَتَّى جَاءَ أَمْرُ اللهِ وَغَرَّكُمْ بِاللَّهِ الْغَرُورُ
(Yaitu) pada hari ketika kamu melihat orang mukmin laki-laki dan perempuan, sedang cahaya mereka bersinar di hadapan dan di sebelah kanan mereka, (dikatakan kepada meraka): “Pada hari ini ada berita gembira untukmu, (yaitu) surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, yang kamu kekal di dalamnya. Itulah keberuntungan yang besar.” Pada hari ketika orang-orang munafik laki-laki dan perempuan berkata kepada orang-orang yang beriman: “Tunggulah kami supaya kami dapat mengambil sebagian dari cahayamu.” Dikatakan (kepada mereka): “Kembalilah kamu ke belakang dan carilah sendiri cahaya (untukmu).” Lalu diadakan di antara mereka dinding yang mempunyai pintu, di sebelah dalamnya ada rahmat dan di sebelah luarnya dari situ ada siksa. Orang-orang munafik itu memanggil mereka (orang-orang mukmin) seraya berkata: “Bukankah kami dahulu bersama-sama dengan kalian?” Mereka menjawab: “Benar, tetapi kalian mencelakakan diri kalian sendiri dan menunggu (kehancuran kami) dan kamu ragu-ragu serta ditipu oleh angan-angan kosong sehingga datanglah ketetapan Allah, dan kamu telah ditipu terhadap Allah oleh (setan) yang amat penipu.” (Al-Hadid: 12-14)
Di dalam ayat-ayat lainnya, Allah Subhanahu wa Ta’ala mengancam orang-orang munafikin dengan ancaman yang keras. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
أَلَمْ يَعْلَمُوا أَنَّهُ مَنْ يُحَادِدِ اللهَ وَرَسُولَهُ فَأَنَّ لَهُ نَارَ جَهَنَّمَ خَالِدًا فِيهَا ذَلِكَ الْخِزْيُ الْعَظِيمُ
“Tidakkah mereka (orang-orang munafik) mengetahui bahwasanya barangsiapa menentang Allah dan Rasul-Nya maka bagi dia neraka jahanam. Dia kekal di dalamnya dan itu adalah kehinaan yang besar.” (At-Taubah: 63)
Di dalam ayat yang lain:
وَعَدَ اللهُ الْمُنَافِقِينَ وَالْمُنَافِقَاتِ وَالْكُفَّارَ نَارَ جَهَنَّمَ خَالِدِينَ فِيهَا
“Allah mengancam orang-orang munafik yang laki-laki dan perempuan serta orang-orang kafir dengan neraka jahanam. Mereka kekal di dalamnya.” (At-Taubah: 68)
Kelak mereka akan ada di kerak neraka yang terbawah:
إِنَّ الْمُنَافِقِينَ فِي الدَّرْكِ الْأَسْفَلِ مِنَ النَّارِ وَلَنْ تَجِدَ لَهُمْ نَصِيرًا
Sesungguhnya orang-orang munafik itu (ditempatkan) pada tingkatan yang paling bawah dari neraka. Dan kamu sekali-kali tidak akan mendapat seorang penolong pun bagi mereka.” (An-Nisa: 145)
Banyak lagi nash dalam Al-Qur’an dan As-Sunnah yang menunjukkan keburukan orang-orang munafik dan ancaman bagi mereka. Sehingga seyogianya bagi seorang muslim untuk berhati-hati dari mereka dan juga menjauhi sifat-sifat mereka.

Pengertian nifaq (kemunafikan)

Kemunafikan adalah menyembunyikan kebatilan dan menampakkan kebaikan. Kemunafikan adalah penyakit hati yang berbahaya. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
فِي قُلُوبِهِمْ مَرَضٌ فَزَادَهُمُ اللهُ مَرَضًا وَلَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ بِمَا كَانُوا يَكْذِبُونَ
Dalam hati mereka ada penyakit, lalu ditambah Allah penyakitnya. Dan bagi mereka siksa yang pedih, disebabkan mereka berdusta.” (Al-Baqarah: 10)

Jenis nifaq (kemunafikan)

Ada dua jenis, yakni nifaq akbar (kemunafikan besar) dan nifaq asghar (kemunafikan kecil). Kemunafikan akbar yang disebut juga kemunafikan i’tiqadi (keyakinan) adalah menyembunyikan kekufuran dan menampakkan keislaman. Kemunafikan ini mengeluarkan pelakunya dari Islam.
Kemunafikan asghar yang disebut pula kemunafikan amali (amalan) adalah menampakkan lahiriah yang baik dan menyembunyikan kebalikannya. Pokok kemunafikan asghar kembali kepada lima perkara: Sering berdusta ketika berbicara, sering tidak menepati janji, jika berselisih melampaui batas, jika melakukan perjanjian melanggarnya, dan sering khianat jika diberi amanah.
Ibnu Rajab rahimahullahu berkata: “Kesimpulannya, kemunafikan asghar semuanya kembali kepada berbedanya seseorang ketika sedang sendiri dan ketika terlihat (bersama) orang lain, sebagaimana dikatakan oleh Hasan Al-Bashri rahimahullahu.” (Lihat Jami’ul ‘Ulum wal Hikam hal. 747)

Perbedaan kemunafikan kecil dan kemunafikan besar

Di antara perbedaan antara keduanya adalah:
1. Kemunafikan akbar pelakunya keluar dari Islam, adapun kemunafikan asghar tidak mengeluarkan dari Islam.
2. Kemunafikan akbar tidak mungkin bersatu dengan keimanan, adapun kemunafikan asghar mungkin ada pada seorang yang beriman.
3. Kemunafikan akbar pelakunya kekal di neraka, sedangkan kemunafikan asghar pelakunya tidak kekal di neraka. (Lihat Kitabut Tauhid, Asy-Syaikh Shalih Al-Fauzan)

Bahaya kemunafikan asghar

Ibnu Rajab rahimahullahu berkata: “Kemunafikan asghar adalah jalan menuju kemunafikan akbar, sebagaimana maksiat adalah lorong menuju kekufuran. Sebagaimana orang yang terus-menerus di atas maksiat dikhawatirkan dicabut keimanannya ketika menjelang mati, demikian juga orang yang terus-menerus di atas kemunafikan asghar dikhawatirkan dicabut darinya keimanan dan menjadi munafik tulen.” (Lihat Jami’ul ‘Ulum wal Hikam)
Orang beriman senantiasa khawatir terjatuh ke dalam kemunafikan
Ibnu Mulaikah rahimahullahu berkata: “Aku mendapati tiga puluh orang sahabat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, semuanya mengkhawatirkan kemunafikan atas dirinya.”
Umar bin Al-Khaththab radhiyallahu ‘anhu sampai bertanya kepada Hudzaifah radhiyallahu ‘anhu, apakah dirinya termasuk yang disebut oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagai orang munafik.
Sebagian ulama menyatakan: “Tidak ada yang takut dari kemunafikan kecuali mukmin, dan tidak ada yang merasa aman darinya kecuali munafik.” (dibawakan oleh Al-Bukhari rahimahullahu dari Al-Hasan Al-Bashri rahimahullahu)
Al-Imam Ahmad rahimahullahu ditanya, “Apa pendapatmu tentang orang yang mengkhawatirkan atas dirinya kemunafikan?” Beliau menjawab, “Siapa yang merasa dirinya aman dari kemunafikan?” (Lihat Jami’ul ‘Ulum wal Hikam)

Jauhi sifat-sifat munafik

Kami akan sebutkan beberapa sifat kemunafikan amali yang telah disebutkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, karena kemunafikan amali inilah yang kadang dianggap remeh oleh sebagian kaum muslimin. Padahal kemunafikan amali sangatlah fatal akibatnya jika terus dilakukan seseorang. Sebagaimana dikatakan oleh Ibnu Rajab rahimahullahu: “Kemunafikan asghar adalah jalan menuju kemunafikan akbar, sebagaimana maksiat adalah lorong menuju kekufuran. Sebagaimana orang yang terus-menerus di atas maksiat dikhawatirkan dicabut keimanannya ketika menjelang mati. Demikian juga orang yang terus-menerus di atas kemunafikan asghar dikhawatirkan dicabut darinya keimanan dan menjadi munafik tulen.”
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
آيَةُ الْمُنَافِقِ ثَلَاثٌ؛ إِذَا حَدَّثَ كَذَبَ، وَإِذَا اؤْتُمِنَ خَانَ، وَإِذَا وَعَدَ أَخْلَفَ
Tanda orang munafik ada tiga: Jika bicara berdusta, jika diberi amanah berkhianat, dan jika berjanji menyelisihinya.”
Dari Abdullah bin Amr radhiyallahu ‘anhuma, dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
أَرْبَعٌ مَنْ كُنَّ فِيهِ كَانَ مُنَافِقًا خَالِصًا، وَإِنْ كَانَتْ خَصْلةٌ مِنْهُنَّ فِيهِ كَانَتْ فِيهِ خَصْلَةٌ مِنَ النِّفَاقِ حَتَّى يَدَعَهَا: مَنْ إِذَا حَدَّثَ كَذَبَ، وَإِذَا وَعَدَ أَخْلَفَ، وَإِذَا خَاصَمَ فَجَرَ، وَإِذَا عَاهَدَ غَدَرَ
Empat perkara, barangsiapa yang ada pada dirinya keempat perkara tersebut maka ia munafik tulen. Jika ada padanya satu di antara perangai tersebut berarti ada pada dirinya satu perangai kemunafikan sampai meninggalkannya: Yaitu seseorang jika bicara berdusta, jika membuat janji tidak menepatinya, jika berselisih melampui batas, dan jika melakukan perjanjian mengkhianatinya.
Hadits-hadits ini menunjukkan bahwa di antara perangai kemunafikan adalah:
1. Berdusta ketika bicara
Al-Hasan Al-Bashri rahimahullahu berkata: “Inti kemunafikan yang dibangun di atasnya kemunafikan adalah dusta.
2. Mengingkari janji
3. Mengkhianati amanah
4. Membatalkan perjanjian secara sepihak
Perjanjian yang dimaksud dalam hadits ini ada dua:
1. Perjanjian dengan Allah Subhanahu wa Ta’ala untuk senantiasa beribadah kepada-Nya.
2. Perjanjian dengan hamba-hamba Allah Subhanahu wa Ta’ala, dan ini mencakup banyak perkara.
Oleh karena itu, seorang mukmin seharusnya senantiasa berusaha memenuhi perjanjiannya, terlebih lagi perjanjiannya dengan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
مِنَ الْمُؤْمِنِينَ رِجَالٌ صَدَقُوا مَا عَاهَدُوا اللهَ عَلَيْهِ فَمِنْهُمْ مَنْ قَضَى نَحْبَهُ وَمِنْهُمْ مَنْ يَنْتَظِرُ وَمَا بَدَّلُوا تَبْدِيلًا
Di antara orang-orang mukmin itu ada orang-orang yang menepati apa yang telah mereka janjikan kepada Allah. Maka di antara mereka ada yang gugur. Dan di antara mereka ada (pula) yang menunggu-nunggu dan mereka tidak mengubah (janjinya).” (Al-Ahzab: 23)
Lain halnya dengan orang-orang kafir dan munafik. Mereka adalah orang-orang yang suka membatalkan secara sepihak serta tidak menepati perjanjian. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
الَّذِينَ يَنْقُضُونَ عَهْدَ اللهِ مِنْ بَعْدِ مِيثَاقِهِ وَيَقْطَعُونَ مَا أَمَرَ اللهُ بِهِ أَنْ يُوصَلَ وَيُفْسِدُونَ فِي الْأَرْضِ أُولَئِكَ هُمُ الْخَاسِرُونَ
“(Yaitu) orang-orang yang melanggar perjanjian Allah sesudah perjanjian itu teguh dan memutuskan apa yang diperintahkan Allah (kepada mereka) untuk menghubungkannya serta membuat kerusakan di muka bumi. Mereka itulah orang-orang yang rugi.” (Al-Baqarah: 27)
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
الَّذِينَ عَاهَدْتَ مِنْهُمْ ثُمَّ يَنْقُضُونَ عَهْدَهُمْ فِي كُلِّ مَرَّةٍ وَهُمْ لَا يَتَّقُونَ
“(Yaitu) orang-orang yang kamu telah mengambil perjanjian dari mereka, sesudah itu mereka mengkhianati janjinya setiap kalinya, dan mereka tidak takut (akibat-akibatnya).” (Al-Anfal: 56)
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
وَمِنْهُمْ مَنْ عَاهَدَ اللهَ لَئِنْ ءَاتَانَا مِنْ فَضْلِهِ لَنَصَّدَّقَنَّ وَلَنَكُونَنَّ مِنَ الصَّالِحِينَ. فَلَمَّا ءَاتَاهُمْ مِنْ فَضْلِهِ بَخِلُوا بِهِ وَتَوَلَّوْا وَهُمْ مُعْرِضُونَ. فَأَعْقَبَهُمْ نِفَاقًا فِي قُلُوبِهِمْ إِلَى يَوْمِ يَلْقَوْنَهُ بِمَا أَخْلَفُوا اللهَ مَا وَعَدُوهُ وَبِمَا كَانُوا يَكْذِبُونَ
Dan di antara mereka ada orang yang telah berikrar kepada Allah: “Sesungguhnya jika Allah memberikan sebagian karunia-Nya kepada kami, pastilah kami akan bersedekah dan pastilah kami termasuk orang-orang yang shalih.” Maka setelah Allah memberikan kepada mereka sebagian dari karunia-Nya, mereka kikir dengan karunia itu dan berpaling, dan mereka memanglah orang-orang yang selalu membelakangi (kebenaran). Maka Allah menimbulkan kemunafikan pada hati mereka sampai kepada waktu mereka menemui Allah, karena mereka telah memungkiri terhadap Allah Subhanahu wa Ta’ala apa yang telah mereka ikrarkan kepada-Nya dan juga karena mereka selalu berdusta. (At-Taubah: 75-77)
Wajib hukumnya memenuhi perjanjian dengan hamba Allah Subhanahu wa Ta’ala
Ibnu Rajab rahimahullahu menyatakan: “Mengingkari (mengkhianati) perjanjian adalah haram dalam semua perjanjian seorang muslim dengan yang lainnya walaupun dengan seorang kafir mu’ahad. Oleh karena itu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
مَنْ قَتَلَ مُعَاهَدًا لَمْ يَرِحْ رَائِحَةَ الْجَنَّةِ وَإِنَّ رِيحَهَا تُوجَدُ مِنْ مَسِيرَةِ أَرْبَعِينَ عَامًا
Barangsiapa membunuh kafir mu’ahad tidak akan mencium bau surga padahal wanginya surga tercium dari jarak 40 tahun perjalanan.” (HR. Al-Bukhari no. 3166) [Lihat Jami’ul ‘Ulum wal Hikam hal. 744]
Ibnu Rajab Al-Hanbali rahimahullahu juga menyatakan: “Adapun perjanjian di antara kaum muslimin maka keharusan untuk memenuhinya lebih kuat lagi, dan membatalkannya lebih besar dosanya. Yang paling besar adalah membatalkan perjanjian taat kepada pemimpin muslimin yang (kita) telah berbai’at kepadanya.”
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
ثَلَاثَةٌ لَا يُكَلِّمُهُمْ اللهُ وَلَا يَنْظُرُ إِلَيْهِمْ وَلَا يُزَكِّيهِمْ وَلَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ: …وَرَجُلٌ بَايَعَ رَجُلًا لَا يُبَايِعُهُ إِلَّا لِلدُّنْيَا فَإِنْ أَعْطَاهُ مَا يُرِيدُ وَفَى لَهُ…
Tiga golongan yang tidak akan diajak bicara oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala di hari kiamat nanti, tidak akan disucikan, dan mereka akan mendapatkan azab yang pedih –di antaranya: “Seorang yang membai’at pemimpinnya hanya karena dunia, jika pemimpinnya memberi apa yang dia mau dia penuhi perjanjiannya dan jika tidak maka dia pun tidak menepati perjanjiannya.” (HR. Al-Bukhari no. 2672, Muslim no. 108)

Berhati-hatilah dari berbagai bentuk kemunafikan

Ibnu Taimiyah rahimahullahu berkata: “Sebagian orang mengira kemunafikan hanyalah ada di zaman Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam saja, tidak ada kemunafikan setelah zaman beliau. Ini adalah prasangka yang salah. Hudzaifah radhiyallahu ‘anhu berkata: ‘Kemunafikan pada zaman ini lebih dahsyat dari kemunafikan di zaman Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam.’ Mereka berkata: ‘Bagaimana (bisa dikatakan demikian)?’ Beliau menjawab: ‘Orang-orang munafik di zaman Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menyembunyikan kemunafikan mereka. Adapun sekarang, mereka (berani) menampakkan kemunafikan mereka’.”
Asy-Syaikh Rabi’ bin Hadi Al-Madkhali berkata: “Kemunafikan sekarang ini banyak terjadi pada pergerakan politik, sebagaimana telah dipersaksikan oleh sebagian mereka. Sebagian mereka menyatakan: ‘Aku tidak pernah tahu ada politikus yang tidak berdusta.’ Sebagian bahkan menyatakan: ‘Sesungguhnya politik adalah kemunafikan.’ Sehingga kebanyakan politikus terkena kemunafikan amali dalam partai-partai politik.”
Beliau juga menyatakan: “Di antara tanda kemunafikan amali adalah ber-wala’ (berloyalitas) dengan ahlul bid’ah serta membuat manhaj-manhaj berbahaya dalam rangka melawan dan meruntuhkan manhaj Ahlus Sunnah wal Jamaah.” (Syarh Ushulus Sunnah)
Penutup
Saudaraku sekalian…
Allah Subhanahu wa Ta’ala memerintahkan agar kita bersikap keras dan menjauhi orang-orang munafik serta menjadikannya sebagai musuh. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
يَاأَيُّهَا النَّبِيُّ جَاهِدِ الْكُفَّارَ وَالْمُنَافِقِينَ وَاغْلُظْ عَلَيْهِمْ
Wahai Nabi, jihadilah orang-orang kafir dan munafikin serta bersikap keraslah kepada mereka.” (At-Tahrim: 9)
Dalam ayat yang lain:
هُمُ الْعَدُوُّ فَاحْذَرْهُمْ
Mereka (orang-orang munafik) adalah musuh maka hati-hatilah dari mereka…” (Al-Munafiqun: 4)
Maka, sepatutnya seorang muslim menjauhkan diri dari amalan dan sifat-sifat musuh mereka, serta menjauhkan diri dari semua perkara yang akan menjatuhkan dirinya ke dalam kemunafikan, seperti politik praktis dan berbagai jenis kebid’ahan. Nas’alullah al-’afwa wal afiyah.
Sumber: http://www.asysyariah.com Penulis : Al-Ustadz Abu Abdurrahman Mubarak Judul: Jauhilah Sifal-sifat Munafik

Otoritas Gaza akan memblokir akses ke situs-situs porno

GAZA (Arrahmah.com) - Departemen Komunikasi Pemerintah Gaza mengumumkan pada hari Kamis (30/8/2012) bahwa pihaknya akan memblokir akses ke situs-situs pornografi mulai September mendatang, lapor Ma'an.
Kepala Departemen Perizinan Kamal al-Masr mengatakan bahwa mereka, pihak berwenang, telah meminta 10 provider internet utama yang beroperasi di Gaza untuk memblokir situs-situs porno mulai 1 September 2012, menyusul keputusan pemerintah sepekan sebelumnya.
Al-Masr menambahkan bahwa jika ada pelanggaran terhadap keputusan tersebut maka akan dihukum berdasarkan hukum pidana dan komunikasi yang berlaku di Palestina.
Sebelumnya pada tahun 2008, pemerintah Gaza juga telah mengumumkan bahwa provider telekomunikasi Palestina akan memulai memblokir "konten-konten dewasa".
Pengujian oleh OpenNet Initiative yang berbasis di AS dan Kanada menunjukkan bahwa Telekomunikasi Palestina telah melakukan penyaringan situs-situs seks secara eksplisit di Gaza.
Al-Masr mengatakan bahwa sekarang pemerintah Gaza hanya merespon keluhan para orangtua dan guru. Namun dia menekankan bahwa departemennya tidak memblokir situs-situs yang merusak itu, tetapi meminta ISPs untuk menerapkan "konten aman" berstandar "internasional". (siraaj/arrahmah.com)

Kamis, 30 Agustus 2012

Mujahidin Dagestan lakukan infiltrasi, tewaskan delapan penjaga perbatasan FSB

DAGESTAN (Arrahmah.com) - Seperti yang dilaporkan oleh media-media Rusia pada Selasa (28/8/2012), seorang Mujahid pemberani, pencari kesyahidan dari Imarah Kaukasus yang bernama Aliev, ia bekerja sebagai polisi boneka Dagestan dan menyerang pos penjaga perbatasan FSB di desa Beliji, distrik Derbent, provinsi Dagestan yang diduduki oleh Rusia, lansir Kavkaz Center.
Aliev kemudian syahid (Insha Allah) dalam baku tembak dengan musuh setelah berhasil menewaskan delapan tentara perbatasan dan melukai empat lainnya.
Operasi ini datang hampir bersamaan dengan serangan terhadap pos yang sama oleh sekelompok Mujahidin Kaukasus yang merebut sebuah gudang senjata di pos tersebut.  Tidak ada rincian lain yang diberikan termasuk jumlah korban dari kedua belah pihak.
Selasa malam, kementrian dalam negeri Rusia menegaskan bahwa Aliev adalah Mujahid yang menyusup ke dalam kepolisian Dagestan.
Di hari yang sama, Rusia melaporkan bahwa Mujahidin Kaukasus melakukan serangan dari dalah hutan terhadap sekelompok polisi khusus Rusia dari Siberia yang ditembatkan di desa yang sama di Beliji.  Setidaknya 1 penjajah Rusia tewas dan lima lainnya terluka parah menurut klaim Rusia.  Selama ini Rusia selalu menyembunyikan jumlah korban sebenarnya di pihak mereka.  (haninmazaya/arrahmah.com)

Sabtu, 25 Agustus 2012

Taliban Klaim Tewaskan Enam Tentara AS di Timur Laut Afghanistan

Taliban Klaim Tewaskan Enam Tentara AS di Timur Laut Afghanistan


Eramuslim.com | Media Islam Rujukan, Kelompok pejuang Taliban mengklaim telah menewaskan sedikitnya enam tentara AS di timur laut Afghanistan, Press TV melaporkan.

Taliban mengatakan mereka telah menyerang sebuah konvoi militer AS di kota Bagram.

Para pejabat Afghanistan juga mengkonfirmasi adanya serangan di Bagram. Namun, militer AS belum membuat pernyataan mengenai insiden tersebut.

Menurut website icasualties.org, lebih 305 tentara asing, sebagian besar personil AS, telah kehilangan nyawa mereka di Afghanistan pada tahun 2012.(fq/prtv)

Hadiah hari raya Idul Fitri 1433 H, Daulah Islam Irak merilis video operasi "pembersihan" terhadap Pasukan Khusus Anti Teror (SWAT) rezim boneka Syiah Irak

Muhib Al-Majdi
Sabtu, 25 Agustus 2012 01:44:08
(Arrahmah.com) – Departemen Media Daulah Islam Irak kembali merilis video operasi serangan khusus mereka. Melalui Yayasan Media Al-Furqan dan Yayasan Media Al-Fajr, video berdurasi 49 menit 42 detik itu diberi judul Shalil Ash-Shawarim 2. Video itu dibuat dengan kwalitas yang sangat tinggi dan menyamai kwalitas film-film Holywood. Bedanya, jika film Hollywood merupakan aksi heroik fiktif, karya Daulah Islam Irak adalah operasi militer yang sesungguhnya di lapangan!
Dirilisnya video Shalil Ash-Shawarim 2 sangat jelas menggemparkan aliansi penjajah salibis NATO di Irak yang dikomandoi langsung oleh AS, rezim boneka Syiah Irak pimpinan Nuri Al-Maliki, rezim Syiah Iran yang selama ini mengendalikan rezim Syiah Irak dari balik layar dan pasukan khusus Anti Teror rezim-rezim murtad seluruh dunia. Tentu saja ia juga menjadi kabar gembira bagi penduduk muslim sunni Irak secara khusus dan kaum muslimin seluruh dunia secara umum.
Operasi mujahidin Daulah Islam Irak yang dipimpin oleh komandan Jarrah Asy-Syami dalam video dokumenter Shalil Ash-Shawarim sungguh sangat spektakuler. Operasi itu menunjukkan kepada kawan dan lawan bagaimana pasukan khusus mujahidin Irak melancarkan operasi militer tingkat tinggi yang menargetkan dan memporak-porandakan Pasukan Khusus Anti Teror rezim boneka Syiah Irak, SWAT (Special Weapons And Tactics).
Seperti namanya, SWAT adalah Pasukan Khususu Anti Teror (Quwwat Khassah Mukafahah Al-Irhab) rezim boneka Syiah Irak yang dibentuk, dilatih dan didanai oleh penjajah salibis AS dan NATO. SWAT rezim boneka Syiah Irak mendapat pelatihan standar SWAT AS. SWAT Irak adalah pasukan elit anti "teror" yang dilatih langsung oleh instruktur CIA, FBI dan US SECRET SERVICE dalam program yang sama dengan apa yang didapat pasukan elit Amerika. SWAT Irak merupakan pasukan khusus rezim boneka Syiah Irak dalam memerangi mujahidin Daulah Islam Irak.
Daulah Islam Irak melalui pelatihan militer tingkat tinggi dan intensif telah mencanangkan operasi-operasi khusus untuk "menghilangkan" tokoh-tokoh kunci SWAT Irak, memporak-porandakan kesatuannya dan memberi mereka pelajaran yang tak akan bisa dilupakan atas kejahatan biadab mereka memerangi kaum muslimin sunni Irak dan mujahidin Daulah Islam Irak.
Video diawali dengan pembacaan Al-Qur'an surat At-Taubah ayat 13-15 tentang memerangi gembong-gembong kekafiran dan foto satelit Negara Irak. Puluhan mujahidin Daulah Islam Irak kemudian nampak dalam konvoi mobil bak terbuka di padang pasir propinsi Anbar. Mereka akan melakukan latihan militer di kamp militer Asy-Syaikhaini di tengah padang pasir propinsi Anbar. Latihan itu dilakukan sekitar bulan Rabi'ul Awwal 1433 H atau Februrari 2012 M.
Komandan Jarrah Asy-Syami dan dua orang instruktur nampak duduk berdialog di sebuah tikar berlatar belakang sejumlah personil mujahid yang melakukan pengawalan dengan senjata siaga. Latihan militer dilakukan siang dan malam. Kamera menyorot para mujahid yang tengah melakukan latihan penembakan roket RPG di waktu malam. Tembakan roket didahului oleh suara instruktur dan disusul dengan suara takbir mujahidin.
Operasi serangan terhadap Pasukan Khusus Anti "Teror" rezim boneka Syiah Irak dilakukan oleh pasukan khusus mujahidin Daulah Islam Irak pada bulan Rabi'ul Akhir 1433 H atau Maret 2012 M. Media massa milik aliansi salibis NATO dan rezim Syiah Irak telah menutup-nutupi dan mengkaburkan operasi serangan itu. Video Shalil Ash-Shawarim 2 dimaksudkan untuk membongkar kebohongan media massa musuh, menyingkap hakekat operasi spektakuler tersebut dan mempublikasikannya sesuai realita sebenarnya.

Mujahidin elit Daulah Islam Irak sedang latihan sebelum melaksanakan serangan
Video kemudian beralih kepada pemandangan latihan menembak dengan senapan serbu dan senapan mesin ringan di lapangan tembak kamp militer Asy-Syaikhaini di padang pasir propinsi Anbar. Latihan dilanjutkan dengan latihan jalan malam dengan membawa beban. Puluhan mujahidin peserta training militer berjalan diiringi nasyid dan yel-yel jihad.
Komandan operasi kemudian menerangkan target operasi adalah membunuh komandan Pasukan Khusus Anti "Teror" rezim boneka Syiah Irak di kota Haditsah propinsi Anbar. Penjelasan itu disampaikan dengan bantuan maket, peta dan planning operasi. Pasukan Khusus Anti "Teror" SWAT Irak telah membunuh dan menyiksa banyak kaum muslimin sunni di wilayah Ramadi, Hait, Haditsah, Rathaba, 'Anah, Ruwat dan Qaim di propinsi Anbar.
Pasukan khusus mujahidin dibagi dalam empat regu; regu Abu Bakar Ash-Shidiq, regu Umar bin Khathab, regu Utsman bin Affan dan regu Ali bin Abi Thalib radhiyallahu 'anhum. Komandan operasi menerangkan tugas masing-masing regu, sasaran serangan, tempat berangkat dan tempat berkumpul kembali seusai operasi.

Pembagian alat-alat perlengkapan
 Komandan lalu membagikan semua persiapan yang biasa dipakai oleh Pasukan Khusus Anti "Teror" SWAT Irak, baik seragam, sepatu, topi baja, kaca mata, senjata, amunisi maupun peralatan komunikasi. Menyandang peralatan lengkap tersebut, pasukan khusus mujahidin Daulah Islam Irak hampir tidak ada bedanya SWAT rezim Irak sendiri. Benar-benar penyamaran yang sangat sempurna!

Bagian media Daulah Islam Irak sedang memperispakan VCD/DVD informasi penyerangan kepada kaum muslimin Iraq

Reporter Yayasan Media Al-Furqan kemudian mewancarai seorang instruktur yang bertanggung jawab atas distribusi CD/DVD kepada masyarakat kota Haditsah. Daulah Islam Irak telah mempersiapkan dengan matang pelayanan di bidang media ini agar kaum muslimin di kota Haditsah memahami hakekat dan tujuan operasi khusus yang akan digelar oleh mujahidin. Hal itu untuk mengimbangi kampanye massif media massa NATO dan rezim Syiah Irak yang senantiasa mengkaburkan operasi-operasi mujahidin dan memburukkan citra mujahidin.
Reporter Yayasan Media Al-Furqan kemudian mewancarai seorang mujahid yang akan ikut ambil bagian dalam operasi khusus di kota Haditsah. Bersenjatakan senapan mesin dan mengenakan sorban penutup muka, sang mujahid menerangkan rasa syukur bisa bergabung dengan mujahidin Daulah lslam Irak dalam operasi-operasi jihad di Irak, khususnya operasi yang akan segera dilakukan di kota Haditsah.
Kepada rezim yang memerangi syariat Islam dan memberikan loyalitas kepada aliansi salibis internasional, sang mujahidin menegaskan bahwa pasukan jihad sangat bersemangat memburu jihad dan mati syahid di jalan Allah melebihi semangat mereka dalam memburu kehidupan dan kenikmatan dunia. Moral mujahidin di Irak sangat tinggi, segala puji bagi Allah, ujar sang mujahid.
Meski target yang akan diserang adalah pasukan khusus anti 'teror" SWAT Irak, sang mujahid menegaskan mujahidin tidak gentar. Sebab, kunci peperangan ditentukan oleh kadar iman dan moral, bukan hanya persenjataan dan peralatan tempur. Mujahidin berperang demi mencari kebahagiaan hidup di akhirat, sementara musuh berperang demi kenikmatan dunia dan gaji yang diberikan oleh tuan salibis AS.

Mujahidin Daulah islam Irak memakai pakaian SWAT untuk aksi penyerangan sebagai bentuk penyamaran
Wartawan Yayasan Media Al-Furqan kemudian mewancarai sejumlah mujahidin yang telah mengenakan seragam dan senjata lengkap ala SWAT. Para mujahidin tampak sedang memerikasa peralatan perang mereka. Di belakang mereka tampak dua mujahid membentangkan bendera Daulah Islam Irak.
Konvoi mobil pasukan khusus mujahidin dari berbagai kesatuan mulai bergerak menuju kamp militer yang akan menjadi tempat pemberangkatan operasi. Di kamp militer tersebut, mujahidin menggelar gladi kotor operasi menyerang dan menerobos barikade penjagaan musuh. Siang hari sebelum operasi dilakukan, mujahidin berhasil menembak mati seekor rusa. Mereka memandang hal itu sebagai kabar gembira dari Allah. Mereka optimis operasi akan sukses.

Persiapan akhir dan pembacaan pesan dan wasiat Amirul Mukminin Daulah Islam Irak, syaikh Abu Bakar Al-Baghdadi (hafizahullah) oleh komandan

Pada malam operasi seluruh pasukan khusus mujahidin dari keempat regu telah mempersiapkan diri sebaik-baiknya. Sebelum mereka bergerak di tengah malam itu, komandan membacakan surat wasiat amirul mukminin Daulah Islam Irak, syaikh Abu Bakar Al-Baghdadi Al-Husaini Al-Qurasyi kepada para komandan dan pasukan mujahidin Irak.
Amirul mukminin mengingatkan mujahidin dengan firman Allah dalam surat Al-Anfal ayat 45-46; teguh, banyak dzikir, taat kepada Allah dan Rasul-Nya, bersatu dan bersabar. Secara khusus Amirul mukminin berpesan kepada komandan operasi untuk mengatur operasi sebaik mungkin, bermusyawarah dengan para pembantunya, meneguhkan tekad dan mengikhlaskan amal. Secara umum Amirul mukminin berpesan kepada semua pasukan untuk menjaga akhlak yang mulia, kembali kepada manhaj Islam dan menempuh jalan hidup Rasulullah shallallahu 'alaihi wa salam.
Komandan harus berperilaku baik kepada seluruh pasukan dan menjaga keselamatan mereka. Seorang mujahid lebih saya cintai daripada dunia dan seluruh isinya, kata amirul mukminin. Amirul mukminin juga tidak lupa menyampaikan salam kepada komandan dan seluruh pasukan, dan memohon doa mereka. Takbir membahana begitu surat wasiat itu selesai dibacakan. Kamera reporter Yayasan Media Al-Furqan menyorot tulisan tangan amirul mukminin pada selembar kertas buku tulis itu.
Konvoi kendaraan mujahidin kemudian bergerak menuju target operasi untuk melakukan pembalasan setimpal atas kejahatan pasukan khusus anti "terror", SWAT Irak, yang telah membunuh, menyiksa, menangkap dan menyengsarakan kaum muslimin Irak. Untuk mencapai target operasi, komandan pasukan khusus anti "teror", SWAT Irak, mujahidin harus melewati tiga posko militer; posko militer kota Barwanah, posko militer jembatan 'Aim di atas sungai Eufrat dari arah kota Barwanah dan posko militer jembatan 'Aim di atas sungai Eufrat dari arah kota Haditsah.
Pasukan pertama regu Umar bin Khathab menyerang posko militer kota Barwanah dengan cepat. Mereka berhasil melumpuhkan para tentara penjaga di posko itu. Mereka mengambil alih posko dan menghubungi posko militer berikutnya dengan alat komunikasi dan bahasa yang biasa dipakai oleh tentara penjaga posko rezim Irak. Para tentara penjaga itu sendiri diikat, dibariskan dan dieksekusi mati secara cepat dengan pistol berperedam suara.
Mujahidin menempatkan beberapa pasukannya di posko itu dan beberapa sniper serta penembak senapan mesin di tanah tinggi dekat posko untuk mengantisipasi kemungkinan serangan musuh. Satu regu bantuan turut menyisir lokasi sekitar untuk mengokohkan penguasaan atas posko dan areal sekitarnya. Kepada reporter Yayasan Media Al-Furqan, seorang pasukan pendukung yang ditempatkan di tanah tinggi dekat posko menyatakan tekadnya tak akan membiarkan pasukan musuh melewati posko yang telah dikuasai mujahidin itu sampai mereka berhasil melangkahi mayatnya. Allahu akbar!
Konvoi pasukan khusus mujahidin dengan pasukan terdepan regu Utsman bin Affan kemudian bergerak ke posko militer kedua di pintu gerbang jembatan 'Aim di atas sungai Eufrat dari arah kota Barwanah. Dengan cepat mereka melumpuhkan para tentara penjaga di posko. Beberapa tentara penjaga masih tertidur nyenyak di ruang dalam posko saat kawan-kawan mereka di luar dilumpuhkan dan dieksekusi mati dengan pistol berperedam suara oleh mujahidin. Tanpa banyak bicara, sejumlah tentara yang masih pulas itu langsung dieksekusi mati. Mujahidin menguasai sepenuhnya posko termasuk menara penjagaan dan mengambil alih kendali komunikasi. Di posko ini mujahidin mendapatkan harta rampasan perang sejumlah senjata dan seragam tentara rezim Syiah Irak.
Konvoi pasukan khusus mujahidin kemudian bergerak ke posko militer ketiga di pintu gerbang jembatan 'Aim di atas sungai Eufrat dari arah kota Haditsah, setelah menyeberangi jembatan dan keluar dari kota Barwanah. Kendaraan para komandan berada di barisan terdepan pasukan pelopor yang akan menyerbu ke kota Haditsah.
Meski operasi serangan di posko militer Barwanah telah berlangsung sejak satu jam sebelumnya, penguasaan sepenuhnya mujahidin terhadap dua posko dan pengendalian alat komunikasi di kedua posko itu telah menutup rapat-rapat informasi bagi regu tentara penjaga posko militer Haditshah. Serangan mujahidin tetap saja mengejutkan mereka.
Dalam keadaan tertidur, mengantuk dan belum siap, moncong senapan pasukan mujahidin telah mengepung mereka. Posko dengan mudah ditaklukkan dan semua tentara itu dieksekusi mati seketika dengan pistol berperedam suara. Beberapa tentara penjaga itu dieksekusi di atas kasur mereka saat mereka masih tertidur pulas. Alat-alat komunikasi dikuasai dan dikendalikan sepenuhnya oleh pasukan mujahidin.
Semua jalan masuk ke kota Haditsah telah dikuasai dan diamankan oleh regu-regu mujahidin. Konvoi pasukan mujahidin mulai memasuki kota Haditsah untuk mengeksekusi target utama, komandan pasukan SWAT Irak. Mulai memasuki kota Haditsah tak jauh dari jembatan 'Aim, tampak di sisi kanan jalan masjid jami' Al-Faruq.
Di perempatan jalan pertama memasuki kota Haditsah, satu regu bantuan mujahidin telah mengamankan jalan dan menyambut kedatangan pasukan khusus mujahidin yang akan melakukan operasi. Pasukan mujahidin memasuki jalanan kota Haditsah tanpa menemui perlawanan berarti dari pasukan tentara dan polisi rezim Shafawi Syiah Irak. Suasana kota sendiri tampak lenggang dan sunyi di tengah malam itu.
Di sebuah perempatan jalan raya akhirnya terjadi satu-satunya baku tembak antara pasukan mujahidin dengan sebuah regu polisi patroli rezim Irak. Setelah terjadi bentrokan beberapa lama, akhirnya mujahidin berhasil menguasai keadaan. Polisi patrol rezim berhasil diringkus dan dieksekusi mati di tempat dengan pistol berperedam suara, sementara senjata, amunisi dan kendaraannya dikuasai oleh mujahidin.
Pasukan mujahidin kemudian kembali melanjutkan tujuan operasinya dengan mendatangi rumah para komandan pasukan SWAT Irak dalam kota. Mujahidin menyerbu rumah-rumah para komandan pasukan SWAT, menggeledah seisi rumah, dan menyeret keluar mereka tanpa mendapatkan perlawanan yang berarti.

Komandan pasukan SWAT Irak di kota Haditsah, Muhammad Hasan Khalaf Syufair, berhasil mereka tangkap dan seret keluar rumah.


Komandan SWAT Iraq lainya yang berhasil ditangkap Mujahidin

Komandan pasukan SWAT Irak di kota Haditsah, Muhammad Hasan Khalaf Syufair, berhasil mereka tangkap dan seret keluar rumah. Ia adalah boneka Amerika dan tangan kanan rezim Syiah Irak di propinsi Anbar. Reputasinya dalam membunuh, menyiksa, menangkap, merampas harta dan mengusir kaum muslimin sunni sangat terkenal. Dialah yang menghukum gantung para tawanan muslim sunni di penjara-penjara rezim boneka Syiah Irak. Dan dia pula yang merintis Front Kebangkitan (baca: Front Kemurtadan) dan memimpin Pasukan Khusus Pasukan Anti "Teror" SWAT rezim boneka Syiah Irak. Mujahidin menyeretnya dan menembak mati seketika sebagai balasan atas kejahatannya kepada kaum muslimin.
Seorang komandan Pasukan Khusus Pasukan Anti "Teror" SWAT rezim boneka Syiah Irak lainnya diseret oleh mujahidin ke luar rumah. Komandan yang tertidur pulas dan baru bangun oleh todongan senjata mujahidin itu nampak kebingungan bercampur ketakutan. Dua mujahid mendorongnya ke sebuah tempat sepi di pinggir tembok rumah penduduk, membaringkannya dan menembak mati dengan tiga letupan pistol.
Dengan tewasnya para komandan Pasukan Khusus Pasukan Anti "Teror" SWAT rezim boneka Syiah Irak berakhir pula misi serangan pasukan khusus mujahidin. Mujahidin segera meninggalkan lokasi dengan membawa banyak harta rampasan perang; senjata, amunisi, seragam militer dan kendaraan militer. Kamera reporter merekam suasana takbir dan kegembiraan konvoi pasukan mujahidin pada akhir malam saat meninggalkan kota Haditsah dan memasuki padang pasir di siang harinya.
Dalam operasi yang sangat sukses itu Allah menakdirkan dua regu mujahidin sempat terlibat baku tembak karena kesamaran dan kesalah pahaman. Dalam baku tembak itu dua orang mujahid gugur sebagai syahid, Abu Ahmad Asy-Syami dan seorang mujahid lainnya. Semoga Allah menerima amal mereka dan menempatkan mereka di surga Firdaus yang tertinggi.
Video yang baru dirilis oleh Departemen Media Daulah Islam Irak ini sungguh sangat menyejukan hati kaum beriman dan menyesakkan hati kaum kafir. Mujahidin Daulah Islam Irak telah memberikan kado hari raya Idul Fitri 1433 H yang sangat istimewa untuk kaum muslimin sunni di Irak pada khususnya dan kaum muslimin seluruh dunia pada umumnya. Allahu akbar wal hamdulillah.


Lihat Langsung Online (HD):
  Link download film lengkap:
Kualitas tinggi (HD)
770.46 MB
Kualitas tinggi
404.41 MB
Kualitas sedang
170.24 MB
Kualitas rendah / mobile
124.36 MB

 (muhib almajdi/arrahmah.com)

Jumat, 24 Agustus 2012

Sekjen FPI: Rieke Cari Masalah, Mau Berpolitik di Lokasi Kebakaran

Jakarta (SI ONLINE) - Front Pembela Islam (FPI) membantah tuduhan bahwa orams ini berada di balik pengusiran Rieke Dyah Pitaloka dari area kebakaran di Jl Gotong Royong, Pondok Bambu, Jakarta timur. Menurut FPI, kedatangan politisi liberal dari PDIP itu ditolak oleh warga masyarakat bukan oleh FPI.

"Pengusiran Diyah Pitaloka oleh masyarakat korban kebakaran, bukan oleh FPI karena dianggap menghasut masyarakat," kata Sekjen FPI KH Shobri Lubis melalui pesan singkat kepada Suara Islam Online, Jumat pagi (24/8/2012).

Menurut Ustad Shobri, masyarakat Pondok Bambu yang sedang tertimpa musibah kebakaran itu merasa tersinggung karena Rieke melakukan kampanye Jokowi di lokasi kebakaran. "Dyah Pitaloka mau berpolitik di lokasi kebakaran, sehingga dia cari masalah sendiri," lanjutnya.

Sementara berkaitan dengan aktivitas kemanusiaan yang dilakukan FPI dalam membantu korban kebakaran, Ustad Shobri mengatakan FPI telah membuka posko kemanausian di semua lokasi kebakaran di Jakarta. Baik di Tambora, Benhil, Jatinegara, Cipinang, maupun Pondok Bambu. "Tidak pernah ada masalah, karena murni kemanusiaan bukan politik," pungkasnya.

Sebelumnya, kepada sejumlah wartawan Rieke Dyah Pitaloka mengirimkan pesan bahwa dirinya didatangi oleh sejulah aktivis Ormas. "Mereka meneriakan Allahu Akbar ya saya juga bilang Allahu Akbar," kata Rieke.

Massa yang datang menurut Rieke lebih dari 20 orang dan mereka sangat emosi, bahkan ada satu orang dari anggota ormas itu yang mendekati dirinya. Sehingga akhirnya acara talkshow yang digelar di lokasi kebakaran itu harus dihentikan.

"Saya langsung diminta untuk meninggalkan lokasi, padahal saya ingin berdialog dengan mereka. Kita butuh dialog bukan kekerasan yang harus dilakukan untuk menyikapi perbedaan," lanjutnya.

Red: shodiq ramadhan

Selasa, 21 Agustus 2012

Bantuan 35 Juta untuk Ummu Irhab Sudah Diserahkan, Kondisinya Memprihatinkan!!

Alhamdulillah, dana bantuan untuk Ummu Irhab, pengikut jihad Ambon dan Poso sebesar 35.099.692 (tiga puluh lima juta sembilan puluh sembilan ribu enam ratus sembilan puluh dua rupiah) telah disampaikan pada Senin (13/8/2012).
Bantuan diserahkan langsung oleh A Mumtaz, Direktur Infaq Dakwah Club (IDC) voa-islam kepada Ummu Irhab di rumah kontrakannya, Kenteng Baru RT 02/RW 07, Semanggi Solo. Penyerahan dana disaksikan oleh Akhi Usamah (suami Ummu Irhab), Ustadz Al-Faruq dari Pesantren Al-Mukmin Ngruki Solo, dan beberapa ikhwan sanak keluarga Ummu Irhab.
Ummu Irhab tidak banyak komentar karena kondisinya masih lemah pasca operasi pengangkatan kanker di Rumah Sakit Kariadi Semarang, Senin (16/7/2012). Setelah prosesi serah terima dana bantuan ia langsung masuk kamar untuk istirahat.
Mewakili istrinya, Usamah menyampaikan salam, doa dan terima kasih kepada para donatur IDC yang membantu meringankan musibahnya dengan tulus ikhlas.
“Kami tak bisa berucap banyak. Kami sampaikan jazakumullah khairan atas bantuan para muhsinin melalui IDC voa-islam. Kami juga tidak bisa membalas keikhlasan antum semua. Kami hanya membalas dengan doa yang tulus agar Allah Ta’ala membalas infaq antum semua dengan yang lebih baik,” ujarnya.
Dana bantuan itu dimanfaatkan untuk melunasi sisa tagihan operasi di RS  Kariadi Semarang, sisanya untuk berobat rawat jalan. Total biaya operasi di rumah sakit ini adalah Rp 28.818.399,-
Rencananya, untuk penyembuhan penyakit kanker yang dideritanya, Ummu Irhab tidak akan melakukan Kemoterapi seperti yang direkomendasikan rumah sakit. Dokter rumah sakit menyarankan agar pascaoperasi, Ummu Irhab menjalani 8 kali kemoterapi, di mana biaya sekali kemoterapi mencapai 6 juta rupiah. Darimana mendapatkan dana 48 juta untuk kemoterapi?
Sebagai alternatif ikhtiar, Ummu Irhab akan menempuh pengobatan Thibbun Nabawi kepada Dr Teguh, herbalis kondang di Wonogiri, Jawa Tengah.
...Pintu rumahnya berhadapan dengan WC yang menyatu dengan kamar mandi. Kamar tidur, ruang tamu dan WC/kamar mandi hanya disekat dengan kayu setinggi dua meter. Sementara dapur dan ruang tamu dibiarkan terbuka. Saat ada anggota keluarga yang buang hajat atau memasak, tentu aromanya menyebar ke mana-mana....
SANGAT MEMPRIHATINKAN
Perjalanan IDC mencari rumah kontrakan Ummu Irhab tidaklah mudah, karena tidak memiliki nomor rumah. Dibonceng motor oleh Ustadz Faruq seharian, akhirnya IDC Mumtaz berhasil menemukan rumah yang kondisinya di bawah standar.
Di kawasan kumuh desa Kenteng Semanggi, tepatnya di bantaran tanggul sungai yang tak jauh dari tempat pembuangan sampah, ada rumah kontrakan  berukuran 3x4 meter. Dindingnya terbuat dari bata tanpa diplester, atapnya genting tanpa plafon.
Meski tinggal di kawasan kumuh, Usamah tetap ramah dan ceria menyapa Tim IDC, seolah tak ada masalah dengan kehidupan ekonomi rumah tangganya.
Rumah mini yang dikontrak senilai Rp 600.000 setahun itu, tentunya nilai yang setara dengan fasilitasnya yang juga super minim.
Memasuki pintu rumah, langsung berhadapan dengan WC yang menyatu dengan kamar mandi. Bagian dalam rumah petak ini tak dilengkapi dengan plafon, dindingnya hanya bata kasar tanpa dilapisi pelur semen. Atap genting langsung terlihat dari bawah. Kamar tidur, ruang tamu dan WC/kamar mandi pun hanya disekat dengan kayu setinggi dua meter. Sementara dapur dan ruang tamu dibiarkan terbuka. Bisa anda bayangkan, saat ada anggota keluarga yang buang hajat atau memasak, tentu aromanya menyebar ke mana-mana.
Belum lagi posisi rumah di bantaran tanggul sungai yang airnya hitam pekat dan sangat bau. Lokasinya yang bersebelahan dengan tempat pembuangan sampah menambah aromah kumuh rumah Ummu Irhab.
Suaminya, Usamah, bukanlah lelaki yang tidak bertanggung jawab. Ia sudah kerja keras untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Tapi apa daya, gaji sebagai pembantu di warung sate milik pamannya yang tak seberapa, tak bisa diandalkan untuk mengontrak rumah yang lebih layak. Apalagi ia juga pontang-panting mencari biaya pengobatan kanker istrinya.
...Di rumah kurang layak inilah Ummu Irhab dan suaminya berusaha membesarkan dan mentarbiyah dua buah hatinya: Muhammad Abdurrahman Al-Irhabi dan Hanif Al-Yasir...
Subhanallah!! Di rumah super sederhana (baca: kurang layak) inilah Ummu Irhab dan suaminya berusaha membesarkan dan mentarbiyah dua buah hatinya: Muhammad Abdurrahman Al-Irhabi dan Hanif Al-Yasir. Apapun kondisinya, mereka bercita-cita agar kedua anaknya menjadi generasi robbani, mujahid dan manusia alim yang ikhlas menggadaikan seluruh jiwa dan raganya fisabilillah.
Teriris hati kita bila memasuki rumah Ummu Irhab ini. Tak kuasa membendung kesedihan, direktur IDC, Abu Mumtaz tak bisa bertahan lama untuk bertamu dan reportase di rumah ini. Setelah menyerahkan bantuan, berfoto-foto dan bincang-bincang sejenak ia langsung mohon pamit dengan alasan meneruskan perjalanan ke Jawa Timur.
Ya Allah, seorang akhwat mujahidah yang penyabar mendapat ujian yang begitu besar. Jauh lebih berat daripada materi yang dimilikinya. Tempaan keras di medan Jihad Ambon dan Poso ketika mengikuti abinya, membuat mentalnya sekeras baja.

JEJAK PERJALANAN UMMU IRHAB

Seperti diberitakan IDC sebelumnya, perjuangan hidup Ummu Irhab penuh dengan ujian berat. Meski musibah datang silih berganti, ibu muda yang dibesarkan di daerah jihad Ambon ini tegar istiqamah sepenuh tawakkal menerima takdir Ilahi. (baca: Ummahat Pengikut Jihad Ambon-Poso Menderita Kanker Ganas, Ulurkan Kepedulian Kita).
Sejak kecil, wanita kelahiran Banyumas, 13 November 1990 ini sudah malang melintang mengikuti ayahandanya keliling di berbagai medan jihad nasional, dari Ambon hingga Poso.
Tempaan kehidupan keras di medan jihad itulah yang mengokohkan mental dan imannya, meski saat ini keluarga Ummu Irhab tak diketahui keberadaannya karena aktivitas menegakkan syariat Islam.
Ujian datang silih berganti!! Usai melahirkan anak ketiganya, Ummu Irhab kehilangan keluarga, termasuk suaminya. Dalam usia yang relatif muda, ia pun menyandang status janda.
Duka cita akibat kehilangan suami itu, diperparah dengan kedatangan penyakit kanker Miom stadium-4 yang ganas seberat 5 kg tumbuh di ovarium sebelah kanan. Operasi pertama pun dilakukan di RS Muwardi solo dengan biaya yang sangat mahal.
Alhamdulillah seorang ikhwan, Usamah, dengan tulus menikahinya dalam apa adanya. Lillahi Ta’ala, Usamah menikahi Ummu Irhab yang sedang mengidap penyakit kanker. Pria kelahiran Kartasura ini melandasi pernikahannya sesuai anjuran Nabi untuk menyempurnakan iman dengan mencintai karena Allah.
“Barang siapa yang mencintai karena Allah. Membenci karena Allah. Memberi karena Allah. Dan tidak memberi juga karena Allah. Maka sungguh dia telah menyempurnakan imannya” (HR Abu Dawud).
Tekad Usamah meringankan beban Ummu Irhab begitu membuncah, setelah ia mengenal hakikat Islam. Usamah lahir dari keluarga bromocorah yang terkenal garang. Berkat sentuhan dakwah Sigit Qordhowi, ayah Usamah diberi hidayah dalam Islam. Keluarga bromocorah ini pun berubah menjadi aktivis penegakan syariat Islam.
Beberapa tahun pernikahan Usamah dan Ummu Irhab, Allah mengaruniakan keturunan kepada keduanya. Di tengah kegembiraan menyambut sang bayi, untuk kesekian kalinya, pasangan mujahid itu harus memikul ujian Allah  yang sungguh berat.
Dalam kehamilan yang keempat, ternyata kanker Miom  Ummu Irhab tumbuh kembali, bahkan jauh lebih ganas dari sebelumnya. Innalillahi!!! Hasil USG menunjukkan kankernya seberat 25 kg. Kondisinya memprihatinkan dengan tumbuh benjolan-benjolan di sekitar janin, tubuhnya membesar (gemuk tidak wajar), otot membesar dan mengeras, serta suaranya ikut membesar.
Ummu Irhab pun kembali masuk RSUP Kariyadi Semarang dengan biaya penghabisan dari seluruh harta yang dimilikinya. Dokter menyarankan agar Ummu Irhab menjalani dua kali operasi untuk menyelamatkan ibu dan janinnya. Dengan modal nekad, Usamah pun menyetujui operasi dilakukan dua kali, yaitu operasi persalinan dan operasi pengangkatan kanker pada hari Senin (16/7/2012) jam 08.00-11.00 berjalan sukses, dengan total biaya sebesar Rp 28.818.399,-
BANTUAN RUMAH UNTUK MUJAHID
Bagi pembaca yang terpanggil untuk membantu pengadaan Rumah Layak Huni atau kontrakan untuk Ummu Irhab, bisa menyalurkan donasi melalui program DINAR (Dana Infaq Darurat). Nomor rekening DINAR IDC:
  1. Bank Muamalat Indonesia (BMI),  No.Rek. 0132465841 a/n Budi Haryanto.
  2. Bank Syariah Mandiri (BSM),  No.Rek: 0120043587 a/n Budi Haryanto.
  3. Bank Mandiri, No.Rek: 0060006012623 a/n Budi Haryanto.
  4. BCA (Bank Central Asia),  No.Rek: 6310230497 a/n Budi Haryanto.
CATATAN:
  1. Demi kedisiplinan amanah agar tidak bercampur dengan dana lainnya, silahkan tambahkan nominal unik Rp 3 (tiga rupiah). Misalnya: Rp 1.000.003,- Rp 500.003,- Rp 200.003,- Rp 100.003,-dan seterusnya.
  2. Bila donasi tercukupi, maka donasi akan kami alihkan untuk keperluan para mujahid dan aktivis Islam lainnya dalam program DINAR IDC lainnya.
  3. Info dan konfirmasi: Mumtaz (08999.704050)..

Masjid Syiah di Dagestan Diserang, 8 Jemaat Syiah Terluka

Sekelompok orang bersenjata mengenakan penutup muka menyerang sebuah masjid Syiah di Dagestan, wilayah yang bergolak di pegunungan Kaukasus Rusia.

Kementerian Urusan Regional mengatakan serangan pada Sabtu (18/8) waktu setempat itu melukai sedikitnya delapan orang.

"Jumlah warga yang terluka dalam serangan di masjid kota Khasavyurt sejauh ini adalah delapan orang," kata kementerian dalam negeri Rusia.

Tiga korban terluka menderita luka di dada dan perut, sementara yang lainnya terkena tembakan di lengan dan kaki mereka.

Sementara itu, kantor berita RIA Novosti mengutip polisi lokal melaporkan lebih banyak orang terluka saat ledakan terjadi di masjid yang sama.

"Terjadi dua ledakan. Satu meledak dan satu bom lagi berhasil dijinakkan," kata polisi kepada RIA Novosti.

Jinakkan bom
Sedangkan kepada kantor berita Interfax, polisi memastikan tim penjinak bom berhasil mematikan bom di dalam masjid .

"Tim penjinak bom tengah melakukan kerjanya. Sejauh ini diaktivasi bom belum berakhir. Kami belum mendapat informasi terkait ledakan yang memakan korban dalam proses penjinakan bom," seorang juru bicara polisi menjelaskan kepada Interfax.

Para penyerang selain menembaki jemaat Syiah, juga membawa bom rakitan berupa tabung gas yang disambung ke bahan peledak.

Saat serangan terjadi setidaknya 70 orang berada di dalam Masjid mendengarkan khotbah. Para penyerang kemudian melarikan diri menggunakan mobil.

Penembakan dan ledakan bom kerap terjadi di Dagestan dan pemerintah menuding kriminal lokal serta kelompok militan Islam yang terkait dengan Chechnya berada di balik berbagai serangan itu.

Chechnya adalah salah satu wilayah rawan di Kaukasus tempat terjadi perang antara pemerintah Rusia dan pejuang Islam Chechnya selama hampir 20 tahun.

BBC | muslimdaily.net

Sabtu, 18 Agustus 2012

Presiden Muhammad Mursi Akan Kunjungi Indonesia

Kairo (SI ONLINE) - Presiden Mesir Muhammad Mursi merencanakan  berkunjung ke Indonesia untuk mempererat hubungan persahabatan antara kedua negara.

"Indonesia sebagai negara sahabat erat Mesir, oleh karena itu Presiden Mursi merencanakan dalam waktu dekat berkunjung ke Indonesia untuk memperkuat hubungan persahabatan," demikian Utusan Khusus Presiden Mesir, Tarek Afifi, saat menyampaikan ucapan selamat Dirgahayu HUT ke 67 Kemerdekaan RI.

Presiden Mursi juga menyampaikan salam hangat kepada pemerintah dan rakyat Indonesia dalam merayakan Dirgahayu Kemerdekaan, kata Kepala Fungsi Penerangan, Sosial Budaya KBRI Kairo, Muhammad Nur Salim kepada ANTARA Kairo, Jumat (17/8/2012).

Tarek Afifi diterima Kuasa Usaha Ad-Interim (KUAI) KBRI Kairo, Iwan Wijaya Mulyatno pada Kamis (16/8), mewakili Duta Besar RI untuk Mesir, Nurfaizi Suwandi, yang pada saat itu sedang tugas kerja ke luar Kairo.

Sebelumnya, Muhammad Mursi pernah berkunjung ke Indonesia dalam kapasitas sebagai pimpinan Ikhwanul Muslimin untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan dari masyarakat Mesir kepada korban tsunami Aceh pada akhir 2004.

"Bila sebelumnya beliau (Mursi) berkunjung ke Indonesia dalam kapasitas sebagai pimpinan organisasi sosial, maka dalam kunjungan berikutnya dalam kapasitas beliau sebagai Kepala Negara," kata Afifi.

Mursi, mantan ketua Partai Kebebasan dan Keadilan, sayap politik Ikhwanul Muslimin, itu dilantik sebagai presiden pada 30 Juni lalu, menggantikan Husni Mubarak yang digulingkan dalam revolusi pada awal tahun silam.

Iwan Wijaya menyampaikan arti penting Mesir bagi Indonesia. Mesir merupakan negara pertama yang mengakui kedaulatan Indonesia pada 1947 silam. Di samping itu, ujar Iwan, Mesir juga memiliki tempat istimewa bagi Indonesia terutama karena keberadaan Universitas Al Azhar, tempat lebih dari 3.500 mahasiswa Indonesia menimba ilmu.

Red: shodiq ramadhan

Hidayat Nurwahid: Banyak Fitnah dan Distorsi Kepada Saya dan PKS


Jakarta (SI ONLINE) - Anggota Majelis Syuro Partai keadilan Sejahtera (PKS), Hidayat Nurwahid, menjawab semua tudingan yang dialamatkan pada dirinya dan PKS pasca keluarnya keputusan mendukung Fauzi Bowo dalam pilgub DKI Jakarta putaran kedua. Menurut mantan calon Gubernur DKI Jakarta itu banyak fitnah yang diarahkan kepadanya maupun PKS terkait keputusan mendukung pasangan Foke-Nara.

Salah satu fitnah itu, kata Hidayat, terkait pernyataan bahwa dirinya maupun PKS tak konsisten. Bahkan ada salah satu anggota tim sukses pasangan Jokowi-Ahok yang menudingnya dengan kata-kata SARA, munafik. Pasalnya, di Pilkada tahun 2007 dan putaran pertama Pilkada 2012 banyak mengkritik Foke, namun malah memberikan dukungan.

"Saya kira banyak fitnah, distorsi yang ditujukan kepada saya maupun kepada PKS," kata Hidayat di Gedung Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (16/8/2012).

Hidayat menjelaskan, dirinya tak pernah mempermasalahkan langkah Jokowi yang maju di Pilkada DKI. Pihaknya hanya ingin kepastian dari Jokowi akan menyelesaikan tugasnya sampai 2017 jika terpilih nanti.

"Saya sudah menyatakan hal sejenis. Ketika saya dikritik bahwa saya hanya menjadikan gubernur sebagai batu loncatan untuk jabatan lain, saya dengan tegas katakan itu tidak benar. Kalau saya terpilih jadi gubernur, saya akan laksanakan amanat ini sampai tahun 2017. Deklarasi semacam inilah yang kami tunggu dari Pak Jokowi," kata Hidayat.

Mantan Ketua MPR itu mengatakan, pihaknya justru konsisten dengan apa yang dikampanyekan selama putaran pertama. Pihaknya meminta kepada pasangan Foke-Nara untuk mengakomodir program-program PKS jika terpilih kembali.

"Pak Fauzi Bowo sampaikan kesanggupannya untuk melaksanakan. Artinya yang kami kritik diakomodasi jadi program beliau. Jadi kami berikan dukungan tidak gratisan. Tapi jangan diartikan kami minta duit atau minta jabatan. Itu semua fitnah," pungkas Hidayat.

Sebelumnya, Ketua Pemuda Kebangsaan, Beathor Suryadi, dalam keterangan yang diterima redaksi Rakyat Merdeka Online, Rabu, (15/8/2012), mengatakan bahwa PKS dan Hidayat adalah munafik.

"Munafik adalah kalimat yang tepat untuk kita tudingkan kepada PKS dan Hidayat Nur Wahid. PKS menyerahkan sikap politiknya di putaran dua untuk Foke (Fauzi Bowo). Mereka menyatakan Jokowi tidak mereka pilih karena meninggalkan amanah rakyat Solo (dan) Jokowi tidak menyelesaikan tanggung jawabnya di Solo," ujarnya.

Menurut aktivis PDI Perjuangan ini, kalimat itu bagai batu di balik udang. "Bukankah bila terpilih sebagai gubernur DKI, Hidayat Nur Wahid juga meninggalkan rakyat yang memilihnya di Dapil 5 Jawa?," tanya Beathor.

Beathor juga menuding, pernyataan dukungan PKS itu disampaikan untuk menyembunyikan mahar senilai miliaran rupiah yang diterima dari Fauzi Bowo.

Red: shodiq ramadhan

Hilal tidak terlihat di Pos pemantauan Cakung dan Timur Tengah, InsyaAllah Idul Fitri 1433 H jatuh hari Ahad


JAKARTA (Arrahmah.com) - Lajnah Falaqiyah Al Husnayain, Cakung, mengabarkan rukyatul hilal yang mereka lakukan untuk menentukan 1 syawal 1433 H  di Pos pemantauan Cakung, dilaporkan Lajnah Falaqiyah tidak berhasil melihat hilal sore ini.
"Laporan Lajnah Falaqiyah Cakung. Bismillah rukyat telah dilaksanakan, belum berhasil terlihat" Tulis pesan singkat dari DKM Masjid Muhammad Ramadhan dan Majelis Mujahidin yang masuk ke redaksi arrahmah.com, Jakarta, Jum'at (17/8) malam.
Tidak nampaknya Hilal, akhirnya, diumukan bahwa Idul fitri dilaksanakan pada hari Ahad (19/8/2012) esok lusa.
"Maka bulan Ramadhan diistimalkan/ digenapkan.InsyaAllah Ied hari Ahad" ungkap pesan singkat tersebut mengisyaratkan pendapat rukyat hilal secara lokal.
Tim arrahmah.com, juga mencari informasi kemunculan hilal secara global (Rukyatul hilal secara global), alhamdulillah menjelang pukul.22.00 Wib kami mendapat kabar melalui salah satu pengurus masjid Ramadhan ustadz hardiansyah yang diberikan kabar oleh Ustadz Anung Al Hamat, LC bahwa hilal juga tidak nampak di wilayah negara-negara Arab.
"Ustadz Anung sudah sms saya, berita mengenai Hilal di Timur Tengah dan Syam tidak kelihatan" ungkapnya.
Dengan digenapkannya bulan Ramadhan menjadi 30 hari, kemungkinan sebagian kaum Muslimin akan melaksanakan Iedul fitri bersama-sama dengan warga Muhamadiyah yan telah memutuskan lebih awal dengan metode hisab bahwa 1 Syawal 1433 H jatuh pada tanggal 19 Agustus 2012. (bilal/arrahmah.com)  

Penembakan Solo Dinyatakan Aksi Teror, Polisi Gandeng Densus 88 & TNI

SOLO (voa-islam.com) - Kepala Kepolisian Resor Kota (Kapolresta) Surakarta Kombes Pol Asjima'in mengatakan penembakan Pos Pengamanan (Pospam) Lebaran Gemblekan, Serangan, Solo, pada Jumat dini hari merupakan bentuk teror.

"Itu merupakan bentuk teror. Untuk itu kepada seluruh warga kota ini tidak perlu takut," katanya kepada wartawan usai mengikuti Upacara HUT Kemerdekaan RI di Stadion Sriwedari Solo, Jumat (17/8/2012).

"Mereka yang menembak di Pospam Lebaran itu dua orang yang berbocengan dengan naik sepeda motor," kata dia.

Penembakan Pospam Lebaran menyebabkan dua polisi, Brigadir Kukuh Budiyanto dan Bripka Endro Mardiyanto terluka dan harus dirawat intensif di Rumah Sakit Kasih Ibu Solo.

Sementara itu, kepolisian telah membentuk tim khusus yang terdiri atas unsur Detasemen Khusus Anti-teror dan Tentara Nasional Indonesia untuk menyelidiki kasus penembakan pada Jum’at dinihari yang bertepatan dengan HUT RI ke-67 tersebut.

"Sudah dibentuk tim gabungan, saat ini sedang diselidiki," kata Kepala Kepolisian Daerah Jawa Tengah Inspektur Jenderal Didiek Sutomo Triwidodo usai upacara Hari Ulang Tahun Ke-67 Republik Indonesia tingkat Jawa Tengah, di Semarang, Jumat siang tadi. [Widad/ant]

Kamis, 16 Agustus 2012

PN Solo Akan Sidangkan Komplotan Iwan Walet 28 Agustus 2012

Kejaksaan Negeri (KEJARI) Surakarta melimpahkan kasus Iwan Walet dan Mardi Sugeng alias Gembor ke Pengadilan Negeri Surakarta Senin kemarin (13/08). Pelimpahan berkas ini dilakukan KEJARI Surakarta karena fatwa terkait pemindahan sidang terdakwa Iwan Walet belum juga turun dari Mahkamah Agung.

“Kami harus limpahkan ke PN setempat, sebelum masa penahanan habis tanggal 20 Agustus mendatang,” kata Wahyu Darmawan Humas Kejari Solo kepada Humas Laskar Umat Islam Surakarta (LUIS) Endro Sudarsono.

Wahyu menjelaskan berkas Iwan Walet beserta komplotannya diserahkan kepada Pengadilan Negeri Solo melalui Panitera Muda Pidana Sunarto. Ia menambahkan bahwa Jaksa Penuntut Umum dalam persidangan nantinya adalah M. Hambaliyanto, Bima Suprayoga, dan Budi Sulistiyono.

Menurut Panitera Muda Pidana (Panmudpid) Sunarto, Tim hakim yang menyidangkan adalah Budhi Hertantyo selaku hakim anggota Bintaro Widodo dan Edy Purwanto.

Namun jika nanti ada Putusan dari MA sebelum hari pelaksanaan sidang, PN Solo juga siap apapun putusannya.
Iwan Walet merupakan tersangka kasus penganiayaan dan pengeroyokan sejumlah preman terhadap anggota sebuah organisasi laskar Islam Solo di kampung Kadirejo RT 01/01 Gandekan, Jebres, Solo, Jawa Tengah, Kamis beberapa bulan silam (03/05/2012). Akibat pengeroyokan saat itu, satu orang anggota korban mengalami luka berat dan seorang lagi luka ringan. Korban luka berat dilarikan ke rumah sakit umum daerah (RSUD) Moewardi.
Iwan Walet merupakan salah seorang anggota preman Solo yang dikenal karena aktivitasnya dalam dunia perwaletan. Iwan merupakan mantan anggota TNI dari Kostrad yang dipecat secara tidak hormat karena terlibat dalam sejumlah tindak pidana.
zak|muslimdaily.net

Lintas Sejarah

Al-Andalus (Arab: الأندلس al-andalus) adalah nama dari bagian Semenanjung Iberia (Spanyol dan Portugal) yang diperintah oleh orang Islam, atau orang Moor, dalam berbagai waktu antara tahun 711 dan 1492.[1] Al-Andalus juga sering disebut Andalusia, namun penggunaan ini memiliki keambiguan dengan wilayah administratif di Spanyol modern Andalusia. Masa kekuasaan Islam di Iberia dimulai sejak Pertempuran Guadalete, dimana pasukan Umayyah pimpinan Tariq bin Ziyad mengalahkan orang-orang Visigoth yang menguasai Iberia. Awalnya Al-Andalus merupakan provinsi dari Kekhalifahan Umayyah (711-750), lalu berubah menjadi sebuah keamiran (c. 750-929), sebuah kekhalifahan, (929-1031), dan akhirnya "taifa" yaitu kerajaan-kerajaan kecil pecahan dari kekhalifahan tersebut (1031-1492). Karena pada akhirnya orang-orang Kristen berhasil merebut Iberia dari tangan umat Islam (Reconquista), nama Al-Andalus umumnya tidak merujuk kepada Iberia secara umum, tapi kepada daerah-daerah yang dikuasai para Muslim pada zaman dahulu. Pada 1236, benteng terakhir umat Islam di Spanyol, Granada menyatakan tunduk kepada Ferdinand III dari Kastilia, dan menjadi negara bawahan Kastilia, hingga pada 1492 Muhammad XII menyerah sepenuhnnya kepada Los Reyes Católicos (Kerajaan Katolik Spanyol) pimpinan Raja Ferdinand dan Ratu Isabella. Sedangkan kekuasaan Islam di Portugal berakhir pada 1249 dengan ditaklukkannya Algarve oleh Afonso III. Kekalahan penguasa Muslim kemudian diikuti oleh penganiyaan dan pengusiran terhadap kaum Muslim dan Yahudi di Spanyol.[2] .