Pages - Menu

BIADAB LA'NATULLAH

Blogger templates

Proyek Pencetakkan Al-qur'an

Jadwal Sholat Untuk DKI Jakarta

Jadwal Sholat

Segala puji hanya milik Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sholawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi was sallam tuntunan kita, orang yang sangat kita cintai. Semua kaum muslim sepakat bahwa sholat lima waktu harus dikerjakan pada waktunya, dalilnya adalah firman Allah Subhanahu wa Ta’ala,

Ø¥ِÙ†َّ الصَّÙ„َاةَ Ùƒَانَتْ عَÙ„َÙ‰ الْÙ…ُؤْÙ…ِÙ†ِينَ Ùƒِتَابًا Ù…َÙˆْÙ‚ُوتًا

“Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu/wajib yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman”. [ QS. An Nisa’ (4) : 103]

Apabila Anda ingin menampilkan Jadwal Sholat ini di blog Anda, Ini caranya menampilkan Widget Jadwal Sholat di blog Anda


Reklame Anda

Reklame Anda
Manfaat Madu Bagi Kesehatan

Reklame Anda

Reklame Anda
Madu dari HD

Silakan Pesan

untuk pemesanan produk Madu dari HD bisa anda dapatkan di Al-Ikhwaninlife dengan no hp: 081279651501 dan 08197974192. Untuk keterangan lebih lanjut hubungi kami di nomor tersebut.

Kamis, 26 April 2012

Kementerian Agama Siap Beli Pesawat Haji


Jakarta (SIONLINE)- Demi efisiensi dalam penyelenggaraan ibadah haji di masa mendatang, Kementerian Agama berencana akan membeli pesawat sendiri untuk mengangkut jamaah haji Indonesia, sehingga penggunaan pesawat sewaan Garuda dan Saudia bisa dikurangi dan biaya perjalanan haji haji  akan lebih murah.

Menjawab pertanyaan Suara Islam Online seusai membuka Musyawarah Nasional Hisab dan Rukyat di Kemenag, Rabu (25/4), Menteri Agama Suryadharma Ali mengakui, pembelian pesawat untuk mengangkut jamaah haji Indonesia sekarang sedang dalam pembahasan oleh Kemenag.

“Jika nanti Kemenag jadi memiliki pesawat sendiri untuk mengangkut jamaah haji, maka wajib ada dua persyaratan. Pertama, harus ada jaminan biaya untuk membeli pesawat nantinya akan kembali bahkan memperoleh keuntungan. Kedua, harus ada jaminan dana yang dipakai untuk membeli pesawat lebih menguntungkan daripada jika dana tersebut disimpan dalam bentuk Sukuk (surat berharga syariah) yang disebut ‘manfaat’. Sebab jika sama atau malah lebih kecil keuntungannya, maka kita akan rugi memiliki pesawat haji sendiri,” ujar Menag Suryadharma Ali.

Menurut Menag, nantinya pesawat haji milik Kemenag itu akan dikelola oleh Garuda yang sudah berpengalaman dalam mengoperasikan pesawat, bahkan nantinya akan disewakan kepada Garuda secara komersial jika diluar bulan haji, sehingga Kemenag akan memperoleh keuntungan secara finansial dalam tahun-tahun berjalan. Sedangkan untuk dana pembelian pesawat haji, bisa diambilkan dari Dana Abadi Umat (DAU) yang sekarang mencapai Rp 2 triliun atau dana awal setoran jamaah haji yang sekarang sudah mencapai  Rp 30 triliun lebih,” ungkap Menag Suryadharma Ali.

Dikatakannya, dana sebesar Rp 30 triliun lebih itu sekarang ditempatkan secara khusus di Kementerian Keuangan berupa Sukuk dan akan terus bertambah setiap tahunnya. Padahal tahun depan dana tersebut tidak dipakai bahkan dalam lima tahun mendatang belum tentu dipakai. Maka dana itulah yang nanti akan digunakan untuk membeli pesawat haji.

Mengenai maskapai penerbangan yang memenuhi syarat untuk mengangkut jamaah haji tahun ini, Menag Suryadharma Ali menegaskan sudah diputuskan oleh Kemenag dan Kemenhub, yakni Garuda dan Saudia. Sedangkan Batavia Air dinyatakan belum memenuhi persyaratan. Menag berdalih pemerintah tidak ingin berspekulasi karena ini menyangkut keselamatan jamaah haji Indonesia yang begitu banyak dan jarak penerbangan yang sangat jauh.

“Pemerintah tidak melakukan monopoli, sebab ini menyangkut nyawa jamaah haji dan pemerintah tidak ingin berspekulasi. Karena memang persyaratannya cukup berat seperti kondisi pesawat, jenis pesawat, perawatan pesawat dan sebagainya,” tegas Ketua Umum DPP PPP tersebut.  (*)

Rep: Abdul Halim

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan isi komentar anda dengan bahasa yang santun

Lintas Sejarah

Al-Andalus (Arab: الأندلس al-andalus) adalah nama dari bagian Semenanjung Iberia (Spanyol dan Portugal) yang diperintah oleh orang Islam, atau orang Moor, dalam berbagai waktu antara tahun 711 dan 1492.[1] Al-Andalus juga sering disebut Andalusia, namun penggunaan ini memiliki keambiguan dengan wilayah administratif di Spanyol modern Andalusia. Masa kekuasaan Islam di Iberia dimulai sejak Pertempuran Guadalete, dimana pasukan Umayyah pimpinan Tariq bin Ziyad mengalahkan orang-orang Visigoth yang menguasai Iberia. Awalnya Al-Andalus merupakan provinsi dari Kekhalifahan Umayyah (711-750), lalu berubah menjadi sebuah keamiran (c. 750-929), sebuah kekhalifahan, (929-1031), dan akhirnya "taifa" yaitu kerajaan-kerajaan kecil pecahan dari kekhalifahan tersebut (1031-1492). Karena pada akhirnya orang-orang Kristen berhasil merebut Iberia dari tangan umat Islam (Reconquista), nama Al-Andalus umumnya tidak merujuk kepada Iberia secara umum, tapi kepada daerah-daerah yang dikuasai para Muslim pada zaman dahulu. Pada 1236, benteng terakhir umat Islam di Spanyol, Granada menyatakan tunduk kepada Ferdinand III dari Kastilia, dan menjadi negara bawahan Kastilia, hingga pada 1492 Muhammad XII menyerah sepenuhnnya kepada Los Reyes Católicos (Kerajaan Katolik Spanyol) pimpinan Raja Ferdinand dan Ratu Isabella. Sedangkan kekuasaan Islam di Portugal berakhir pada 1249 dengan ditaklukkannya Algarve oleh Afonso III. Kekalahan penguasa Muslim kemudian diikuti oleh penganiyaan dan pengusiran terhadap kaum Muslim dan Yahudi di Spanyol.[2] .