Pages - Menu

BIADAB LA'NATULLAH

Blogger templates

Proyek Pencetakkan Al-qur'an

Jadwal Sholat Untuk DKI Jakarta

Jadwal Sholat

Segala puji hanya milik Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sholawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi was sallam tuntunan kita, orang yang sangat kita cintai. Semua kaum muslim sepakat bahwa sholat lima waktu harus dikerjakan pada waktunya, dalilnya adalah firman Allah Subhanahu wa Ta’ala,

إِنَّ الصَّلَاةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ كِتَابًا مَوْقُوتًا

“Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu/wajib yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman”. [ QS. An Nisa’ (4) : 103]

Apabila Anda ingin menampilkan Jadwal Sholat ini di blog Anda, Ini caranya menampilkan Widget Jadwal Sholat di blog Anda


Reklame Anda

Reklame Anda
Manfaat Madu Bagi Kesehatan

Reklame Anda

Reklame Anda
Madu dari HD

Silakan Pesan

untuk pemesanan produk Madu dari HD bisa anda dapatkan di Al-Ikhwaninlife dengan no hp: 081279651501 dan 08197974192. Untuk keterangan lebih lanjut hubungi kami di nomor tersebut.

Senin, 23 April 2012

Kasus 'Fuck You' Fauzi Bowo Akan Dilaporkan Ke MUI dan Psikolog

JAKARTA (voa-islam.com) - Aksi “Foke Fuck” pada Ahad (15/4/2012) di sebuah acara Pasar Besar & Motor Seken di Senayan, Jakarta Pusat, bersama sekelompok group band, mengundang keresahan masyarakat.
Indonesia Bureaucracy and Service Watch (IBSW), menilai prilaku Gubernur DKI Fauzi Bowo dengan mengacungkan jari tengah tersebut, telah melanggar etika sebagai seorang pemimpin. Sikap Foke juga dianggap amoral, sehingga IBSW akan melaporkannya ke Majelis Ulama Indonesia (MUI).
"Kami akan laporkan itu ke MUI untuk mempertanyakan sikap Foke tersebut, kalau di kamar tidak apa-apa tapi ini diranah publik sehingga harus dilaporkan di ranah publik," kata Pimpinan IBSW, Nova Andhika, dalam konferensi pers di Anomali Caffe, Jakarta, Rabu (18/4/2012).
Sementara, lanjutnya, publik internasional memaknai aksi pengacungan jari tengah adalah sebagai simbol alat kelamin.
“Sedangkan publik internasional memahami aksi mengacungkan jari tengah sebagai ungkapan seronok simbol alat kelamin, ” ujar Nova melanjutkan.
Nova menilai pembelaan diri yang diungkapkan oleh Foke di beberapa media massa Senin (16/4/2012) lalu, sangatlah tidak masuk akal.
“Melalui Juru Bicara Pemprov DKI Jakarta, Fauzi Bowo mengklarifikasi bahwa tindakan mengacungkan jari tengahnya adalah sebagai sikap yang hanya mengikuti gaya pemenang dan tidak mengerti apa-apa,” Ujar Nova,
“padahal beliau sering berpergian ke luar Negri, dan beliau mengambil studi di Luar Negri, tentu memiliki pemahaman yang mapan atas pergaulan international terkait arti dari sikap mengacungkan jari tengah, dan saya rasa simbol seperti itu sudah tidak asing lagi, baik untuk anak-anak jaman sekarang maupun puluhan tahun yang lalu,” tegas Nova Melanjutkan.
Sikap dan karakter Foke yang pada suatu saat mendadak jadi ‘Pengikut Buta’ merupakan karakter yang sangat membahayakan, dan sangat kontraproduktif dengan jabatan dan kekuasaannya sebagai Kepala Daerah.
“Tak ayal, jika problematika sosial di Jakarta dengan maraknya jumlah warga miskin, masyarakat putus harapan dan penderita gangguan jiwa yang berseliweran di jalan-jalan protokol ibukota sebagai impak dari karakter Gubernur DKI Jakarta yang tak berbanding lurus dengan norma, etika dan nilai keteladanan” Tegasnya.
IBSW juga menilai, tindakan foke mengacungkan jari tengah sudah melanggar kepatutan dari agama. "Kami mendesak kepada MUI untuk memanggil Gubernur Fauzi Bowo dan mempertanyakan perilaku itu, sekaligus MUI dapat mengingatkan Gubernur agar bersikap sesuai kaidah agama yang dianutnya," ungkapnya.
Selain akan melaporkan ke MUI, IBSW juga akan melaporkan Foke ke institusi kedokteran agar memeriksa psikologi dan kondisi kesehatan Fauzi Bowo. [Widad/dbs]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan isi komentar anda dengan bahasa yang santun

Lintas Sejarah

Al-Andalus (Arab: الأندلس al-andalus) adalah nama dari bagian Semenanjung Iberia (Spanyol dan Portugal) yang diperintah oleh orang Islam, atau orang Moor, dalam berbagai waktu antara tahun 711 dan 1492.[1] Al-Andalus juga sering disebut Andalusia, namun penggunaan ini memiliki keambiguan dengan wilayah administratif di Spanyol modern Andalusia. Masa kekuasaan Islam di Iberia dimulai sejak Pertempuran Guadalete, dimana pasukan Umayyah pimpinan Tariq bin Ziyad mengalahkan orang-orang Visigoth yang menguasai Iberia. Awalnya Al-Andalus merupakan provinsi dari Kekhalifahan Umayyah (711-750), lalu berubah menjadi sebuah keamiran (c. 750-929), sebuah kekhalifahan, (929-1031), dan akhirnya "taifa" yaitu kerajaan-kerajaan kecil pecahan dari kekhalifahan tersebut (1031-1492). Karena pada akhirnya orang-orang Kristen berhasil merebut Iberia dari tangan umat Islam (Reconquista), nama Al-Andalus umumnya tidak merujuk kepada Iberia secara umum, tapi kepada daerah-daerah yang dikuasai para Muslim pada zaman dahulu. Pada 1236, benteng terakhir umat Islam di Spanyol, Granada menyatakan tunduk kepada Ferdinand III dari Kastilia, dan menjadi negara bawahan Kastilia, hingga pada 1492 Muhammad XII menyerah sepenuhnnya kepada Los Reyes Católicos (Kerajaan Katolik Spanyol) pimpinan Raja Ferdinand dan Ratu Isabella. Sedangkan kekuasaan Islam di Portugal berakhir pada 1249 dengan ditaklukkannya Algarve oleh Afonso III. Kekalahan penguasa Muslim kemudian diikuti oleh penganiyaan dan pengusiran terhadap kaum Muslim dan Yahudi di Spanyol.[2] .