Pages - Menu

BIADAB LA'NATULLAH

Blogger templates

Proyek Pencetakkan Al-qur'an

Jadwal Sholat Untuk DKI Jakarta

Jadwal Sholat

Segala puji hanya milik Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sholawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi was sallam tuntunan kita, orang yang sangat kita cintai. Semua kaum muslim sepakat bahwa sholat lima waktu harus dikerjakan pada waktunya, dalilnya adalah firman Allah Subhanahu wa Ta’ala,

Ø¥ِÙ†َّ الصَّÙ„َاةَ Ùƒَانَتْ عَÙ„َÙ‰ الْÙ…ُؤْÙ…ِÙ†ِينَ Ùƒِتَابًا Ù…َÙˆْÙ‚ُوتًا

“Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu/wajib yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman”. [ QS. An Nisa’ (4) : 103]

Apabila Anda ingin menampilkan Jadwal Sholat ini di blog Anda, Ini caranya menampilkan Widget Jadwal Sholat di blog Anda


Reklame Anda

Reklame Anda
Manfaat Madu Bagi Kesehatan

Reklame Anda

Reklame Anda
Madu dari HD

Silakan Pesan

untuk pemesanan produk Madu dari HD bisa anda dapatkan di Al-Ikhwaninlife dengan no hp: 081279651501 dan 08197974192. Untuk keterangan lebih lanjut hubungi kami di nomor tersebut.

Senin, 06 Mei 2013

Aksi Kekerasan Meluas, Ekstrimis Buddhis Kembali Ancam Muslim Myanmar


Myanmar-pemuda-muslim-dpukuli oleh sekelompok ekstrimis Buddhis sampai ia tak berdaya-jpeg,image
Pemuda Muslim dipukuli oleh sekelompok ekstrimis Buddhis di Myanmar sampai ia tak berdaya

WAN KITE (SALAM-ONLINE): Aksi kekerasan terhadap Muslim meluas, sementara ekstrimis Buddhis terus mengancam warga Muslim Myanmar.
Tiga pria Muslim melongok di atas pagar bambu yang belakangan dibangun untuk melindungi desa mereka di Myanmar tengah. Mereka menatap jauh ke arah sawah kering dekat wilayah komunitas Buddha.

Mereka mengawasi jika tiba-tiba terlihat debu beterbangan yang menandakan ada massa yang mendekati wilayah mereka.
Rabu (1/5/2013) lalu, sekitar 100 umat Buddha bersenjatakan tongkat berkumpul di luar pagar permukiman warga Muslim. Mereka mengancam akan membakar kampung dan membubuh warga kampung, kata warga Wan Kite. Wan Kite berjarak tempuh sekitar dua jam dari Yangon, Myanmar.
Polisi mengamankan kejadian tersebut, namun umat Islam tak dapat berbuat banyak. Para biksu Buddha melakukan kekerasan di Meikhtila pada Maret 2013 lalu.
Peristiwa itu menyebabkan 44 orang dijemput ajal, mayoritas Muslim, dan membuat rusuh pusat kota Myanmar.
‘’Kami akan mempertahankan diri kami jika mereka kembali menyerang,’’ kata Kin So. Sejumlah orang di Win Kite mempersenjatai diri mereka dengan pentungan dan pedang. Itu dilakukan untuk berjaga-jaga jika ada serangan atau patroli polisi.
Pagar setinggi 1,5 meter yang mengelilingi Win Kite merupakan ilustrasi nyata kebencian Buddha Burma (Myanmar) atas warga Muslim.
Pada 30 April 2013 lalu, seorang pria dijemput maut dalam serangan yang dilakukan ekstrimis Buddha di Oakkan. Ketika itu seorang wanita Muslim ditabrak oleh seorang biksu muda. Insiden itu memicu keributan kedua pihak.
Otoritas setempat menyadari kecelakaan seperti itu dapat memicu kemarahan massa. Petugas di distrik telah mencegah berkumpulnya massa atas kejadian itu di Taikkyi, sebuah kota dekat Oakkan.
Juru bicara Kepresidenan, Ye Htut, menulis di akun Facebooknya bahwa pihak otoritas telah menangani masalah di kota Mandalay. Ketika itu tiga pengendara motor melintasi permukiman umat Islam dan berteriak bahwa biksu Buddha datang untuk membakar rumah warga.
Myanmar-pemuda-muslim-dpukuli oleh sekelompok ekstrimis Buddhis, sampai tak berdaya dan akhirnya ditebas dengan pedang-jpeg.image
Pemuda Muslim dipukuli oleh sekelompok ekstrimis Buddhis di Myanmar sehingga tak berdaya dan akhirnya ditebas dengan pedang!
‘’Anggota keamanan segera datang ke lokasi dan menjelaskan bahwa teriakan itu tidak benar,’’ kata Ye Htut. Ia menyatakan pemerintah menjamin keamanan warga. Investigasi sedang berlangsung untuk mengungkap dan menahan provokator itu. (ROL)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan isi komentar anda dengan bahasa yang santun

Lintas Sejarah

Al-Andalus (Arab: الأندلس al-andalus) adalah nama dari bagian Semenanjung Iberia (Spanyol dan Portugal) yang diperintah oleh orang Islam, atau orang Moor, dalam berbagai waktu antara tahun 711 dan 1492.[1] Al-Andalus juga sering disebut Andalusia, namun penggunaan ini memiliki keambiguan dengan wilayah administratif di Spanyol modern Andalusia. Masa kekuasaan Islam di Iberia dimulai sejak Pertempuran Guadalete, dimana pasukan Umayyah pimpinan Tariq bin Ziyad mengalahkan orang-orang Visigoth yang menguasai Iberia. Awalnya Al-Andalus merupakan provinsi dari Kekhalifahan Umayyah (711-750), lalu berubah menjadi sebuah keamiran (c. 750-929), sebuah kekhalifahan, (929-1031), dan akhirnya "taifa" yaitu kerajaan-kerajaan kecil pecahan dari kekhalifahan tersebut (1031-1492). Karena pada akhirnya orang-orang Kristen berhasil merebut Iberia dari tangan umat Islam (Reconquista), nama Al-Andalus umumnya tidak merujuk kepada Iberia secara umum, tapi kepada daerah-daerah yang dikuasai para Muslim pada zaman dahulu. Pada 1236, benteng terakhir umat Islam di Spanyol, Granada menyatakan tunduk kepada Ferdinand III dari Kastilia, dan menjadi negara bawahan Kastilia, hingga pada 1492 Muhammad XII menyerah sepenuhnnya kepada Los Reyes Católicos (Kerajaan Katolik Spanyol) pimpinan Raja Ferdinand dan Ratu Isabella. Sedangkan kekuasaan Islam di Portugal berakhir pada 1249 dengan ditaklukkannya Algarve oleh Afonso III. Kekalahan penguasa Muslim kemudian diikuti oleh penganiyaan dan pengusiran terhadap kaum Muslim dan Yahudi di Spanyol.[2] .