Segala puji hanya milik Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sholawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi was sallam tuntunan kita, orang yang sangat kita cintai. Semua kaum muslim sepakat bahwa sholat lima waktu harus dikerjakan pada waktunya, dalilnya adalah firman Allah Subhanahu wa Ta’ala,
untuk pemesanan produk Madu dari HD bisa anda dapatkan di Al-Ikhwaninlife dengan no hp: 081279651501 dan 08197974192. Untuk keterangan lebih lanjut hubungi kami di nomor tersebut.
Sabtu, 06 April 2013
Aktivis Suriah: ‘Bashar Assad Ingin Merusak Citra Mujahidin dengan Membunuh Syaikh Al Buthi’
Syaikh Ghoyyats Abdul Baqi
JAKARTA (SALAM-ONLINE):
Ada dua kepentingan yang ditargetkan Bashar Al Assad saat membunuh tokoh
ulama Suriah, Syaikh Muhammad Said Ramadhan Al Buthi. Demikian
disampaikan Aktivis Suriah Syaikh Ghoyyats Abdul Baqi dalam Silaturahim
bersama tokoh yang diselenggarakan Forum Indonesia Peduli Syam (FIPS)
di Jakarta, Rabu (3/4/2013).
“Yang pertama, Bashar ingin mengadu domba sesama kaum Muslimin.
Dengan terbunuhnya Syaikh Al Buthi akan terjadi sikap saling tuduh di
antara kalangan Ahlussunnah wal Jamaah. Dengan cara ini Bashar ingin
opini mengenai perjuangan Suriah terpecah belah,” ungkap Syaikh
Ghoyyats.
Yang Kedua, lanjutnya, Bashar ingin merusak citra Mujahidin Suriah.
Rezim Bashar ingin menggulirkan opini bahwa pembunuh Al Buthi adalah
Mujahidin Suriah.
“Semua ini untuk menyebar fitnah sekaligus melahirkan stigma buruk kepada pejuang oposisi,” jelas Syaikh Ghoyyats.
Ia mengingatkan agar kaum Muslimin tidak terjebak pada perbedaan
pendapat syahid atau tidaknya Syaikh Al Buthi. Saat ini fokus utama umat
Islam justru harus semakin menyolidkan langkah perjuangan untuk
mendukung para pejuang Suriah.
“Menghukumi seseorang masuk neraka atau
surga itu jelas bukan tugas manusia, tapi biarlah Allah yang Maha Tahu
apa yang ia kehendaki terhadap Syaikh Al Buthi,” jelasnya lagi.
Syaikh Ramadhan Al Buthi memiliki banyak kebaikan, namun ia juga tak
lepas dari kesalahan. “Allah Subhanahu wa ta’ala Maha Pengampun dan
lebih tahu seseorang itu masuk neraka atau surga,” ujarnya.
Rep: Abu Asykar Hibban
Red: Abdul Aziz Al Makassary (bumisyam.com/salam-online)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silakan isi komentar anda dengan bahasa yang santun
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silakan isi komentar anda dengan bahasa yang santun