Pages - Menu

BIADAB LA'NATULLAH

Blogger templates

Proyek Pencetakkan Al-qur'an

Jadwal Sholat Untuk DKI Jakarta

Jadwal Sholat

Segala puji hanya milik Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sholawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi was sallam tuntunan kita, orang yang sangat kita cintai. Semua kaum muslim sepakat bahwa sholat lima waktu harus dikerjakan pada waktunya, dalilnya adalah firman Allah Subhanahu wa Ta’ala,

إِنَّ الصَّلَاةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ كِتَابًا مَوْقُوتًا

“Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu/wajib yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman”. [ QS. An Nisa’ (4) : 103]

Apabila Anda ingin menampilkan Jadwal Sholat ini di blog Anda, Ini caranya menampilkan Widget Jadwal Sholat di blog Anda


Reklame Anda

Reklame Anda
Manfaat Madu Bagi Kesehatan

Reklame Anda

Reklame Anda
Madu dari HD

Silakan Pesan

untuk pemesanan produk Madu dari HD bisa anda dapatkan di Al-Ikhwaninlife dengan no hp: 081279651501 dan 08197974192. Untuk keterangan lebih lanjut hubungi kami di nomor tersebut.

Minggu, 06 Januari 2013

Dubes Mesir untuk Lebanon: Mesir akan kembali menjalin hubungan dengan Hizbullah Lebanon

BEIRUT (Arrahmah.com) – Sejak meletusnya revolusi Suriah sampai saat ini, lebih dari 20 bulan milisi Syiah Hizbullah Lebanon bahu-membahu dengan rezim Nushairiyah Suriah membantai lebih dari 60 ribu warga muslim Suriah. Selama masa tersebut, ratusan anggota milisi Syiah Hizbullah Lebanon tewas dan tertangkap oleh mujahidin Suriah.

Catatan kelam kebiadaban milisi Syiah Hizbullah Lebanon tersebut tidak sedikit pun mengendorkan niat pemerintahan Mesir di era presiden Mursi untuk menjalin hubungan erat dengan Hizbullah Lebanon.
Hal itu ditegaskan oleh Duta Besar Mesir untuk Lebanon, Ashraf Hamdi, dalam wawancara dengan koran Lebanon berbahasa Inggris, The Daily Star. Hamdi menjelaskan bahwa Mesir akan kembali menjalin hubungan dengan Hizbullah Lebanon, laporan The Daily Star pada Sabtu (29/12/2012). Sehari kemudian koran Al-Arabiya dan koran-koran Mesir dan Lebanon lainnya menurunkan berita wawancara tersebut.
"Kau tidak bisa mendiskusikan politik di Lebanon jika kau tidak memiliki hubungan dengan Hizbullah. Diaalah kekuatan yang sebenarnya di tanah (Lebanon). Ia memiliki pengaruh politik dan militer yang besar di Lebanon," kata Ashraf kepada wartawan The Daily Star.
Menurut sang dubes, hubungan tersebut sangat penting mengingat Hizbullah Lebanon adalah sebuah kelompok yang memiliki kekuatan politik dan militer yang besar di Lebanon. Dalam wawancara tersebut Hamdi menegaskan kedudukan penting Hezbullah sebagai salah satu unsur utama pembentuk struktur politik di Lebanon.
Sementara itu dalam pertemuan dengan Biro Politik kelompok Syiah Hizbullah Lebanon, Hamdi mendorong Hizbullah untuk tetap berperan sebagai sebuah kekuatan politik di Lebanon.
Hubungan antara pemerintah Mesir dan kelompok Syiah Hizbullah Lebanon selama beberapa kali mengalami pembekuan dan kemunduran, terutama pada masa rezim sekuler Husni Mubarak. Hubungan itu semakin memburuk saat terjadi perang Israel-Hizbullah pada 2006, di mana Mesir saat itu menuduh Hizbullah menyeret kawasan pada kekacauan dengan menerjuni peperangan tanpa alasan dan pertimbangan matang.
Kemunduran hubungan itu mencapai puncaknya saat penjajah zionis Yahudi melakukan invasi militer ke Jalur Gaza pada 2008. Pada saat itu pemimpin umum Hizbullah Lebanon, Hasan Nashrullah, menyerukan kepada Mesir untuk melakukan intervensi militer untuk kepentingan Jalur Gaza. Seruan itu dianggap oleh Mesir sebagai intervensi terang-terangan Hizbullah terhadap urusan dalam negeri Mesir.
Ketegangan Mesir-Hizbullah semakin memanas saat aparat keamanan Mesir menangkap sel rahasia Hizbullah pada 2010 di Mesir atas tuduhan melakukan kegiatan spionase dan merencanakan sejumlah serangan terorisme. (muhib almajdi/arrahmah.com)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan isi komentar anda dengan bahasa yang santun

Lintas Sejarah

Al-Andalus (Arab: الأندلس al-andalus) adalah nama dari bagian Semenanjung Iberia (Spanyol dan Portugal) yang diperintah oleh orang Islam, atau orang Moor, dalam berbagai waktu antara tahun 711 dan 1492.[1] Al-Andalus juga sering disebut Andalusia, namun penggunaan ini memiliki keambiguan dengan wilayah administratif di Spanyol modern Andalusia. Masa kekuasaan Islam di Iberia dimulai sejak Pertempuran Guadalete, dimana pasukan Umayyah pimpinan Tariq bin Ziyad mengalahkan orang-orang Visigoth yang menguasai Iberia. Awalnya Al-Andalus merupakan provinsi dari Kekhalifahan Umayyah (711-750), lalu berubah menjadi sebuah keamiran (c. 750-929), sebuah kekhalifahan, (929-1031), dan akhirnya "taifa" yaitu kerajaan-kerajaan kecil pecahan dari kekhalifahan tersebut (1031-1492). Karena pada akhirnya orang-orang Kristen berhasil merebut Iberia dari tangan umat Islam (Reconquista), nama Al-Andalus umumnya tidak merujuk kepada Iberia secara umum, tapi kepada daerah-daerah yang dikuasai para Muslim pada zaman dahulu. Pada 1236, benteng terakhir umat Islam di Spanyol, Granada menyatakan tunduk kepada Ferdinand III dari Kastilia, dan menjadi negara bawahan Kastilia, hingga pada 1492 Muhammad XII menyerah sepenuhnnya kepada Los Reyes Católicos (Kerajaan Katolik Spanyol) pimpinan Raja Ferdinand dan Ratu Isabella. Sedangkan kekuasaan Islam di Portugal berakhir pada 1249 dengan ditaklukkannya Algarve oleh Afonso III. Kekalahan penguasa Muslim kemudian diikuti oleh penganiyaan dan pengusiran terhadap kaum Muslim dan Yahudi di Spanyol.[2] .