Pages - Menu

BIADAB LA'NATULLAH

Blogger templates

Proyek Pencetakkan Al-qur'an

Jadwal Sholat Untuk DKI Jakarta

Jadwal Sholat

Segala puji hanya milik Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sholawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi was sallam tuntunan kita, orang yang sangat kita cintai. Semua kaum muslim sepakat bahwa sholat lima waktu harus dikerjakan pada waktunya, dalilnya adalah firman Allah Subhanahu wa Ta’ala,

إِنَّ الصَّلَاةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ كِتَابًا مَوْقُوتًا

“Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu/wajib yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman”. [ QS. An Nisa’ (4) : 103]

Apabila Anda ingin menampilkan Jadwal Sholat ini di blog Anda, Ini caranya menampilkan Widget Jadwal Sholat di blog Anda


Reklame Anda

Reklame Anda
Manfaat Madu Bagi Kesehatan

Reklame Anda

Reklame Anda
Madu dari HD

Silakan Pesan

untuk pemesanan produk Madu dari HD bisa anda dapatkan di Al-Ikhwaninlife dengan no hp: 081279651501 dan 08197974192. Untuk keterangan lebih lanjut hubungi kami di nomor tersebut.

Senin, 05 November 2012

Farid Okbah: Ulama Tidak Menyerukan Jihad,Tidak Sempurna Keimanannya

Jakarta (VoA-Islam) – Ustadz Farid Ahmad Okbah menegaskan, saat ini mujahidin di Suriah sedang berhadapan melawan Rezim Syiah. Seperti diketahui, rezim Basyar Asad dibantu oleh Iran, Rusia dan Cina.  Bahkan Rezim tersebut mendapat bantuan dari Hizbullah – Lebanon, yang menganut paham Syiah Itsna Asy’ariyah, termasuk bantuan kaum Syiah di Irak.
“Iran mati-matian membela rezim Basyar Asad. Bahkan rezim tersebut mendapat bantuan dana sekitar 5 milyar dolar untuk membantai muslim ahlusunnah di Suriah. Jadi, tak perlu ragu, yang  membela rezim Basyar Asad adalah orang syiah,” ujar Ustad Farid dalam Tabligh Akbar dan penggalangan dana untuk Muslim Suriah di Masjid Al-Azhar, Ahad (4/11) kemarin.
Pimpinan Pesantren al-Islam ini menjelaskan, Syiah yang berkuasa di Suriah adalah Syiah Nushoiriyah, yakni Syiah ekstrim  dan kebatinan yang tidak mewajibkan shalat dan puasa. Sejak Iran menancapkan pengaruhnya di Suriah, aliran Syiah Itsna Asy’ariyah kini telah masuk dan bergabung dengan Syiah Nushoiriyah.  Sebagai catatan, 70 persen dari penduduk Suriah, merupakan Syiah Imamiyah Itsna Asy-‘ariyah.

Bantu Mujahidin Suriah
Dikatakan Ustadz Farid Ahmad Okbah, seseorang tak cukup mengaku dirinya muslim atau mukmin. Untuk menentukan kualitas iman seorang mukmin, Allah akan menguji keimanannya. Itulah sebabnya, hanya sedikit sekali orang mukmin.
Dalam QS al Hujurat (15), Allah Swt berfirman: “Sesungguhnya orang-orang mukmin yang sebenarnya adalah mereka yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, kemudian mereka tidak ragu-ragu, dan mereka berjihad dengan harta dan jiwanya di jalan Allah. Mereka itulah orang-orang yang benar.”
Dikatakan Ustadz Farid yang juga anggota MIUMI (Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia), ayat ini diturunkan sebagai ujian bagi orang yang mengaku mukmin.  Karena itu, orang yang ragu bukanlah kategori orang mukmin, itu sifat orang munafik. Orang mukmin tidak pernah ragu, sehingga ia berjihad dengan harta dan jiwanya.
“Berjihad dengan harta itu jauh lebih mudah ketimbang dengan jiwa. Maka, jangan berharap berjihad dengan jiwa, jika kita pelit untuk berjihad dengan hartanya.  Setelah  berjihad dengan harta, maka ia akan siap berjihad dengan jiwanya.”
Ustadz Farid sangat menyayangkan, jika ada ustad atau ulama yang tidak bicara soal jihad. Ulama yang tidak mau bicara jihad, sesungguhnya ia bermain-main dengan agamanya, dan imannya tidak sempurna. Rasulullah saja berharap untuk syahid di medan jihad.
Betapa banyak mujahidin yang berjihad di medan jihad, tapi ia tidak juga mati syahid. Maka, manfaatkan kesempatan ini untuk berjihad di Suriah, baik dengan harta maupun jiwa.  Desastian

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan isi komentar anda dengan bahasa yang santun

Lintas Sejarah

Al-Andalus (Arab: الأندلس al-andalus) adalah nama dari bagian Semenanjung Iberia (Spanyol dan Portugal) yang diperintah oleh orang Islam, atau orang Moor, dalam berbagai waktu antara tahun 711 dan 1492.[1] Al-Andalus juga sering disebut Andalusia, namun penggunaan ini memiliki keambiguan dengan wilayah administratif di Spanyol modern Andalusia. Masa kekuasaan Islam di Iberia dimulai sejak Pertempuran Guadalete, dimana pasukan Umayyah pimpinan Tariq bin Ziyad mengalahkan orang-orang Visigoth yang menguasai Iberia. Awalnya Al-Andalus merupakan provinsi dari Kekhalifahan Umayyah (711-750), lalu berubah menjadi sebuah keamiran (c. 750-929), sebuah kekhalifahan, (929-1031), dan akhirnya "taifa" yaitu kerajaan-kerajaan kecil pecahan dari kekhalifahan tersebut (1031-1492). Karena pada akhirnya orang-orang Kristen berhasil merebut Iberia dari tangan umat Islam (Reconquista), nama Al-Andalus umumnya tidak merujuk kepada Iberia secara umum, tapi kepada daerah-daerah yang dikuasai para Muslim pada zaman dahulu. Pada 1236, benteng terakhir umat Islam di Spanyol, Granada menyatakan tunduk kepada Ferdinand III dari Kastilia, dan menjadi negara bawahan Kastilia, hingga pada 1492 Muhammad XII menyerah sepenuhnnya kepada Los Reyes Católicos (Kerajaan Katolik Spanyol) pimpinan Raja Ferdinand dan Ratu Isabella. Sedangkan kekuasaan Islam di Portugal berakhir pada 1249 dengan ditaklukkannya Algarve oleh Afonso III. Kekalahan penguasa Muslim kemudian diikuti oleh penganiyaan dan pengusiran terhadap kaum Muslim dan Yahudi di Spanyol.[2] .