Pages - Menu

BIADAB LA'NATULLAH

Blogger templates

Proyek Pencetakkan Al-qur'an

Jadwal Sholat Untuk DKI Jakarta

Jadwal Sholat

Segala puji hanya milik Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sholawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi was sallam tuntunan kita, orang yang sangat kita cintai. Semua kaum muslim sepakat bahwa sholat lima waktu harus dikerjakan pada waktunya, dalilnya adalah firman Allah Subhanahu wa Ta’ala,

Ø¥ِÙ†َّ الصَّÙ„َاةَ Ùƒَانَتْ عَÙ„َÙ‰ الْÙ…ُؤْÙ…ِÙ†ِينَ Ùƒِتَابًا Ù…َÙˆْÙ‚ُوتًا

“Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu/wajib yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman”. [ QS. An Nisa’ (4) : 103]

Apabila Anda ingin menampilkan Jadwal Sholat ini di blog Anda, Ini caranya menampilkan Widget Jadwal Sholat di blog Anda


Reklame Anda

Reklame Anda
Manfaat Madu Bagi Kesehatan

Reklame Anda

Reklame Anda
Madu dari HD

Silakan Pesan

untuk pemesanan produk Madu dari HD bisa anda dapatkan di Al-Ikhwaninlife dengan no hp: 081279651501 dan 08197974192. Untuk keterangan lebih lanjut hubungi kami di nomor tersebut.

Sabtu, 18 Februari 2012

Percobaan Pembunuhan Ustadz FPI, Gubernur Kalteng (Kristen) Menantang Perang

Kasus Percobaan Pembunuhan Pimpinan FPI,

Gubernur Kalteng (Kristen) Menantang Perang Umat Islam
Kasus Percobaan Pembunuhan Pimpinan FPI,
Gubernur Kalteng (Kristen) Menantang Perang Umat Islam
KASUS percobaan pembunuhan yang dialami oleh 4 orang pimpinan FPI (Front Pembela Islam) di Bandara Tjilik Riwut, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, pada Sabtu, 11 Februari 2012 oleh Gerombolan Kristen yang diduga didalangi oleh Gubernur Kalteng Teras Narang yang beragama Kristen, sungguh merupakan pelecehan dan penghinaan terhadap Islam dan tokoh-tokoh Islam pada umumnya.
Diduga kasus ini merupakan test-case perlawanan dan genderang perang yang ditabuh oleh kalangan Kristen untuk menjajagi reaksi dari kalangan umat Islam dan tokoh-tokohnya di Indonesia.
Sehubungan  hal tersebut di atas, dengan ini DA’INA (Dapur Da’i Nusantara), sebuah lembaga nasional yang bergerak di bidang dakwah Islam, dengan ini menyatakan sikap sebagai berikut :

1. DA’INA Mengutuk keras percobaan pembunuhan 4 Pimpinan FPI tersebut di atas dengan dalih apapun.
2. DA’INA Menuntut supaya aparat keamanan mengusut tuntas dalang intelektual dan oknum pelaku percobaan pembunuhan tersebut secepatnya.
3. DA’INA mempertanyakan mengapa keamanan Bandara Tjilik Riwut ‘membiarkan’ gerombolan tersebut lolos dengan mudahnya masuk ke dalam areal Bandara yang seharusnya steril. Diduga Gubernur Teras Narang dan Kapolda Kalteng mengetahui rencana pembunuhan 4 pimpinan FPI tersebut.
4. Jika terbukti Gubernur dan Kapolda Kalteng melanggar hukum dan melanggar sumpah jabatannya, DA’INA menuntut Mendagri dan Kapolri memberhentikan Gubernur dan Kapolda Kalteng.
5. DA’INA menghimbau umat Islam jangan terpancing demo-demo yang menyudutkan dan meminta pembubaran FPI, karena target mereka adalah anti gerakan Islam (anti penegak syariat Islam).
6. DA’INA mendukung Majelis Ulama untuk mengirimkan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) atas kasus percobaan pembunuhan 4 Pimpinan FPI di Kalteng.
7. DA’INA menyerukan seluruh komponen umat Islam untuk menggalang solidaritas menghadapi fitnah dan pemutarbalikan fakta yang dilakukan oleh musuh-musuh Islam.

Jakarta, 16 Pebruari  2012
PENGURUS PUSAT DA’INA

Drs. H. Masrur Anhar
(Ketua Umum)

Drs. H. Suwito Suprayogi Lc, MA
(Sekretaris Jenderal)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan isi komentar anda dengan bahasa yang santun

Lintas Sejarah

Al-Andalus (Arab: الأندلس al-andalus) adalah nama dari bagian Semenanjung Iberia (Spanyol dan Portugal) yang diperintah oleh orang Islam, atau orang Moor, dalam berbagai waktu antara tahun 711 dan 1492.[1] Al-Andalus juga sering disebut Andalusia, namun penggunaan ini memiliki keambiguan dengan wilayah administratif di Spanyol modern Andalusia. Masa kekuasaan Islam di Iberia dimulai sejak Pertempuran Guadalete, dimana pasukan Umayyah pimpinan Tariq bin Ziyad mengalahkan orang-orang Visigoth yang menguasai Iberia. Awalnya Al-Andalus merupakan provinsi dari Kekhalifahan Umayyah (711-750), lalu berubah menjadi sebuah keamiran (c. 750-929), sebuah kekhalifahan, (929-1031), dan akhirnya "taifa" yaitu kerajaan-kerajaan kecil pecahan dari kekhalifahan tersebut (1031-1492). Karena pada akhirnya orang-orang Kristen berhasil merebut Iberia dari tangan umat Islam (Reconquista), nama Al-Andalus umumnya tidak merujuk kepada Iberia secara umum, tapi kepada daerah-daerah yang dikuasai para Muslim pada zaman dahulu. Pada 1236, benteng terakhir umat Islam di Spanyol, Granada menyatakan tunduk kepada Ferdinand III dari Kastilia, dan menjadi negara bawahan Kastilia, hingga pada 1492 Muhammad XII menyerah sepenuhnnya kepada Los Reyes Católicos (Kerajaan Katolik Spanyol) pimpinan Raja Ferdinand dan Ratu Isabella. Sedangkan kekuasaan Islam di Portugal berakhir pada 1249 dengan ditaklukkannya Algarve oleh Afonso III. Kekalahan penguasa Muslim kemudian diikuti oleh penganiyaan dan pengusiran terhadap kaum Muslim dan Yahudi di Spanyol.[2] .