Mayoritas orang apabila ditanya, “mengapa membaca al-Qur`an?” Mereka akan menjawab, “karena membacanya adalah amalan utama, karena satu huruf dapat sepuluh kebaikan dan kebaikan dibalas dengan sepuluh yang sepertinya”. Sebagian membatasi pada tujuan dan maksud pahala saja. Adapun selainnya dilupakan.
Orang yang sibuk menghafal al-Qur`an mendapati membaca al-Qur`an untuk mengokohkan hafalannya. Targetnya adalah menetapkan huruf dan bentuk kalimat, sehingga ketika melewati makna kandungan yang agung dan punya pengaruh, dia tidak sadar dan tidak merasakannya; karena semangat dan fikirannya terpusat pada huruf-huruf dan lolos dari kandungannya. Oleh karena itu banyak yang hafal al-Qur`an tidak mengamalkannya dan tidak berakhlak dengannya. Mengkonsentrasikan pikiran antara beberapa niat dan maksud yang berbeda dalam satu waktu adalah usaha yang membutuhkan kesadaran, tekad dan konsentrasi.














